politics

“Kaki Tangan” Jokowi Diikat di Istana?

Penulis Aswandi AS
Oct 09, 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto ketika melantik sejumlah menteri dan KSP dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (01/10/26). (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden RI, Prabowo Subianto ketika melantik sejumlah menteri dan KSP dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (01/10/26). (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia)

ThePhrase.id - Usai diberhentikan dari jabatannya sebagai Kapolri, Listyo Sigit Prabowo diangkat Presiden Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan  Jenderal  TNI  Purnawirawan Dudung Abdurrahman. Sementara Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dijadikan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pasca direshuflle dari jabatan menterinya.

Apakah pengangkatan kedua orang ini karena presiden membutuhkan skill atau kapasitasnya pada jabatan barunya itu ataukah ada tujuan lain di luar tugas dan fungsi jabatan tersebut.

Kedua tokoh itu  selama ini dikenal sebagai orang kepercayaan Mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Listyo Sigit Prabowo Adalah  Kapolri yang diangkat oleh Jokowi dengan melangkahi 5 angkatan seniornya di Akademi Kepolisian. Sementara Pratikno Adalah operator politik keluarga Jokowi yang sudah mendampingi Jokowi sejak sebelum terpilih sebagai Walikota Surakarta pada tahun 2005 lalu. Pratikno bahkan disebut sebagai sosok sentral dalam kasus ijazah palsu Jokowi.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika menilai masuknya orang kepercayaan Jokowi seperti Pratikno dan Anwar Usman ke dalam Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) merupakan bagian dari cara Presiden Prabowo untuk  mengendalikannya. Karena di situ Pratikno dan Usman akan bertemu dengan 24 orang Wantimpres lainnya yang berasal dari latar belakang yang beragam. Salah satunya adalah Rocky Gerung yang selama ini dikenal sebagai pengkritik keras Jokowi.

"Saya membaca strategi Prabowo mengumpulkan satu kendang kubu yang berbeda adalah cara jitu untuk mengendalikan dengan terukur. Bayangkan sosok Rocky Gerung yang bolak-balik menyerang pemerintahan Jokowi kini harus satu rumah dengan die hard Jokowi. Dalam hal ini Prabowo cukup mumpuni mengatur puzzle politiknya," kata Pasek dalam unggahan Facebook pribadinya, Minggu, 4 April 2026.

Sama dengan Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang ditunjuk sebagai sebagai Kepala Staf Kantor Presiden (KSP). Jabatan itu memang berada dekat dengan pusat kekuasaan, tetapi ruang geraknya sangat bergantung kepada keputusan Presiden.

“Hal yang sama juga disematkan ke mahapatih Jokowi yaitu Listyo Sigit Prabowo yang dari Kapolri memiliki jaringan Parcok hingga ke desa menjadi Kepala KSP yang berkuasa sekitar Gedung Bina Graha sekitar Presiden," ungkap Pasek.

Pasek mengatakan orang kepercayaan Jokowi itu dinaikkan jabatannya bukan untuk ditingkatkan wewenangnya tetapi untuk diredam kekuatannya. (Aswandi AS)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic