trending

1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judol, Pakai Uang Anggaran Dinas

Penulis M. Hafid
Sep 07, 2026
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusfu (Gus Ipul) (pakai peci). Foto: kemensos.go.id
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusfu (Gus Ipul) (pakai peci). Foto: kemensos.go.id

ThePhrase.id - Ribuan pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) terindikasi menggunakan uang anggaran kedinasan untuk bermain judi online (judol).

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan lembaganya tengah mengusut dugaan penyalahgunaan uang negara untuk aktivitas judol.

Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf, menegaskan tindakan ribuan pegawai Kemensos sebagai pelanggaran berat dan akan diberikan sanksi tegas.

"Iya, ini yang sedang kami dalami," kat Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip dari Antara, Senin (7/9).

Menurut Gus Ipul, temuan itu didasarkan pada laporan lembaga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mencatat sebanyak 1.900 pegawai Kemensos dari tingkat pusat dan daerah terlibat judol.

Berdasarkan laporan itu juga, nilai transaksi dari 1.900 pegawai itu mencapai Rp4 juta hinga akumulasi tertinggi lebih Rp2 miliar.

Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemensos mengerahkan tim khusus untuk memverifikasi alur keuangan dan mengusut dugaan penyalahgunaan dana kedinasan tersebut.

Hasil klarifikasi awal di tingkat pusat, kata Gus Ipul, lebih dari 70 persen mengakui keterlibatan mereka dalam aktivitas judol dengan berbagai variasi durasi, mulai dari sekadar coba-coba hingga kecanduan.

Gus Ipul menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi bagi para karyawan tersebut, bahkan berakhir dengan pemecatan dari institusi.

"Tidak ada ya, tidak ada toleransi, jika terbukti ada sanksinya. Di antaranya kami menemukan tiga pegawai di inspektorat Kemensos dan mereka telah mengakui itu, jadi mereka tidak layaklah berada di sana," ujarnya.

Gus Ipul menargetkan proses verifikasi dan audit keuangan akan rampung pada akhir September 2026.

"Bulan ini selesai. Kalau benar itu terjadi, itu maka pelanggarannya, pelanggaran berat itu," tandasnya. (M Hafid)

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic