religion

3 Wanita Ini Do’anya Menembus Langit

Penulis Zuhri Ibrahim
Sep 09, 2026
Ilustrasi do’a istri terhadap suaminya adalah salah satu do’a yang mustajab. (Foto: Pngtree)
Ilustrasi do’a istri terhadap suaminya adalah salah satu do’a yang mustajab. (Foto: Pngtree)

ThePhrase.id - Kedudukan do’a bagi umat Islam sangatlah utama dan punya manfaat yang tak terhitung. Diyakini bahwasanya do’a bisa menghindarkan serta mencegah dari bala bencana dan musibah, juga do’a bisa mendatangkan keselamatan, kemudahan dan kesejahteraan dalam kehidupan. 

Do’a merupakan tempat berlindungnya orang-orang yang tertindas dan teraniaya, maka dengan jalan do’a nikmat Allah akan turun dan dengan do’a pula murka Allah dapat dihindarkan. Maka do’a sering disebut sebagai senjatanya orang-orang mukmin. 

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الدُّعَاءُ سِلَاحُ الْمُؤْمِنِ ، وَعِمَادُ الدِّينِ ، وَنُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ

Artinya: "Do’a adalah senjata bagi orang mukmin, tiang agama, dan sinar langit dan bumi." (HR. Hakim).

 

Seseorang tentu menghendaki agar maksud dan harapannya melalui sebuah do’a bisa cepat terkabul dan diijabah oleh Allah Yang Maha Kuasa.

Disebutkan dalam beberapa keterangan dari hadits Rasulullah, bahwa ada jalan melalui 3 perempuan yang membuat do’a terpenuhi dengan cepat dan mustajab.

Pertama: Do’a Seorang Ibu Untuk Anaknya

Ibu adalah wanita yang sangat mulia dan dimuliakan dalam Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamdalam beberapa riwayat meminta kepada setiap Muslim untuk berbuat baik atau berbakti kepada ibunya. Bahkan, Rasulullah mengatakan bahwa mendahulukan ibu tiga kali terlebih dahulu dibandingkan kepada ayahnya.

Do’a seorang wanita itu lebih mustajab, terlebih do’a seorang ibu. Karena saat ibu memanjatkan do’a, maka malaikat adalah yang pertama mengaminkan dan insya Allah akan cepat dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Mengapa do’a seorang ibu kepada anaknya, tergolong do’a wanita yang mampu menembus pintu langit? Karena naluri dan kasih sayang seorang ibu sungguh sangat besar kepada anaknya. Ibu adalah pelindung bagi anaknya dan mengantarkannya menjadi anak yang sukses dan bahagia.

Sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam:

ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لَا شَكَّ فِيهِنَّ: دَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ

Artinya: “Tiga do’a yang mustajab, tak diragukan lagi dalam ketiganya, (salah satunya) yakni do’a orang tua kepada anaknya,” (HR. Ahmad).

 

Di hadits lainnya dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan:

“Tidak ada seorang muslimpun yang berdo’a kepada Allah dengan d’oa yang lebih baik daripada do’a seorang ibu untuk anaknya.” (HR. Tirmidzi).

Kedua: Do’a Istri Untuk Suaminya

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak nash (landasan) dalil yang menjelaskan tentang ketaatan dan keshalehan seorang istri akan membantu kelancaran dan kesuksesan suaminya. Karena istri yang taat kepada Allah dan juga taat kepada suaminya akan membawa ketenteraman, mendatangkan keberkahan, kemudahan dan kesejahteraan. 

Peran seorang istri dengan do’anya merupakan jembatan emas bagi suaminya untuk mencapai keselamatan dunia-akhirat, sehingga do’a seorang istri tidak boleh dianggap remeh karena itu setara dengan do’a ibu terhadap anaknya.

Di saat istri mendo’akan suaminya untuk sebuah kebaikan dalam hal apapun, maka Allah subhanahu wa ta’ala menjanjikan dan akan mengijabah do’a-do’a yang dipanjatkannya sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan:

“Sesungguhnya do’a yang segera dikabulkan adalah do’a seorang istri kepada suaminya yang tidak berada di tempat yang sama atau saling berjauhan.” (HR Tirmidzi)

Oleh karena itu dapat dipahami bahwa salah satu do’a yang paling mustajab dan cepat dikabulkan adalah do’a seorang istri untuk suaminya dan hendaknya kelebihan dan keistimewaan ini jangan sampai disia-siakan sebagai pemberian dari Allah kepada para istri.

Di antara do’a yang sangat dianjurkan untuk dibaca adalah seperti tercantum dalam QS. Al Furqan: 74:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

(Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa, wa zurriyaatinaa qurrata a’yun, waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa)

Artinya: “‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami, pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” 

 

Juga salah satu do’a yang dianjurkan untuk dibaca oleh seorang istri agar rezeki suaminya selalu lancar dan dimudahkan adalah:

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالَ زَوْجِيْ، وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أعْطَيْتَهُ وَأطِلْ حَيَاتَهُ عَلَى طَاعَتِكَ وَأحْسِنْ عَمَلَهُ وَاغْفِرْ لَهُ

(Allaahumma aktsir maala zaujii, wa baarik lahuu fiimaa a’thaitahuu, wa athil hayaatahuu ‘alaa thaa’atika, wa ahsin ‘amalahuu waghfir lahuu)

Artinya: “Ya Allah, perbanyaklah harta suamiku serta berkahilah karunia yang Engkau berikan padanya, panjangkanlah umurnya dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalnya serta ampunilah dosa-dosanya.” (HR. Bukhari).

 

Ketiga: Do’a Anak Perempuan Untuk Orang Tuanya

Pada dasarnya do’a yang mustajab untuk orang tua adalah do’a anak yang shaleh, baik itu anak laki-laki maupun perempuan. Merujuk pada hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tiga orang yang do’a mereka tidak akan ditolak, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, imam (pemimpin) yang adil, dan do’a anak yang shaleh untuk kedua orang tuanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sabda Nabi tersebut dikuatkan oleh hadits riwayat Ibnu Majah, Rasulullah bersabda:

 

إِنَّ الرَّجُلَ لَتُرْفَعُ لَهُ الدَّرَجَةُ فِي الْجَنَّةِ، فَيَقُولُ: يَا رَبِّ أَنَّى لِي هَذِهِ؟ فَيُقَالُ: بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَكَ

Artinya: “Sesungguhnya ada seorang hamba yang diangkat derajatnya di surga. Hamba itu bertanya, ‘Karena apa sehingga aku memperoleh ini?’ Dijawabnya: ‘Itu berkat istighfar dari anakmu untukmu.” (HR. Ibnu Majah)

 

Namun khusus do’a anak perempuan untuk orang tuanya juga sangat mustajab karena naluri anak perempuan yang memiliki rasa cinta dan kasih sayang yang begitu besar terhadap orang tuanya.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau meriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan:

“Apabila seorang anak perempuan berdo’a untuk kedua orang tuanya dengan baik dan ikhlas, maka pintu-pintu langit terbuka untuk do’anya dan Allah memperhatikan do’a tersebut sebagaimana air yang membanjiri sungai.” (HR. Tirmidzi). 

Oleh karena itu perlu diperhatikan bagi orang tua khususnya, bahwa untuk mendapatkan anak yang shaleh, perlu peran orang tua sehingga secara timbal balik akan saling mendapatkan kebaikan dari orang tua untuk anaknya dan kebaikan dari anak untuk orang tuanya. (Z. Ibrahim)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic