sportTimnas Indonesia

35 Tahun Menanti, John Herdman Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi dan Cetak Sejarah

Penulis Ahmad Haidir
Oct 06, 2026
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rasa bangganya setelah membawa Tim Merah Putih menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Foto Instagram John Herdman.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rasa bangganya setelah membawa Tim Merah Putih menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Foto Instagram John Herdman.

Thephrase.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rasa bangganya setelah membawa Tim Merah Putih menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 melalui pertandingan final dramatis menghadapi Timnas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.

Timnas Indonesia memastikan gelar juara setelah menundukkan Timnas Thailand 4-2 melalui adu penalti, setelah kedua kesebelasan bermain imbang 2-2 selama 120 menit dalam pertandingan yang berlangsung sengit hingga babak tambahan waktu.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Herdman yang baru memimpin Timnas Indonesia, terlebih gelar FIFA ASEAN Cup 2026 diraih setelah para pemain harus melewati pertandingan final yang berlangsung hingga adu penalti di hadapan pendukung.

"Pertama-tama, terima kasih sebesar-besarnya lagi kepada para suporter. Luar biasa malam ini," tegas Herdman.

Arsitek asal Inggris itu mengaku telah merasakan sejumlah pertandingan final bersama beberapa tim sebelumnya dan memahami bahwa laga perebutan gelar selalu menghadirkan tekanan besar bagi para pemain yang terlibat.

"Saya sudah menjalani beberapa final bersama sejumlah tim dan pertandingan seperti ini selalu sulit," tutur Herdman.

Herdman memberikan apresiasi kepada seluruh pemain Timnas Indonesia yang dinilainya telah menunjukkan perjuangan dan kebersamaan sepanjang pertandingan hingga akhirnya mampu membawa pulang trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

"Saya bangga kepada para pemain ini atas apa yang telah mereka berikan satu sama lain dan kepada negara ini," jelas Herdman.

Selain para pemain, Herdman juga memberikan penghargaan kepada suporter Timnas Indonesia yang terus memberikan dukungan sepanjang perjalanan skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 hingga pertandingan final.

"Saya bangga kepada para suporter yang tetap bersama kami sampai tendangan penalti terakhir dan Emil Audero melakukan penyelamatan," tutur Herdman.

Herdman juga menyoroti penampilan Emil Audero yang menjadi salah satu penentu kemenangan Timnas Indonesia setelah kiper tersebut menggagalkan dua eksekusi penalti pemain Thailand dalam drama adu tendangan penalti.

"Ini adalah momen yang membanggakan bagi Indonesia, trofi pertama dalam sejarah. Pemain di sebelah saya ini mencetak gol tersebut dan dia membantu kami menjadi satu kelompok," ucap Herdman.

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menjadi pencapaian bersejarah bagi Timnas Indonesia karena menjadi trofi turnamen mayor pertama sejak SEA Games 1991, atau setelah penantian selama 35 tahun.

"Itulah misi kami. Tidak peduli seberapa sulit atau berapa lama waktu yang dibutuhkan, satu-satunya hal yang penting adalah mengangkat trofi untuk kalian semua, untuk negara ini, dan membuat kalian bangga," papar Herdman.

Di sisi lain, Elkan Baggott yang tampil sebagai starter dalam laga final juga mengungkapkan kebanggaannya setelah ikut membantu Timnas Indonesia meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026, terlebih bek berusia 23 tahun itu turut mencetak gol kedua Indonesia dalam pertandingan tersebut.

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan. Untuk semua suporter, saya sangat bangga menjadi orang Indonesia hari ini," ujar Baggott.

"Saya juga ingin memberikan penghargaan khusus kepada pelatih kami. Tidak mungkin kami memenangkan pertandingan ini tanpa dia hari ini," ucap Baggott.

"Jadi, saya ingin mengucapkan terima kasih atas seluruh kerja kerasnya," lanjut bek Milwall tersebut.

"Begitu juga kepada seluruh staf pelatih dan semua orang yang bekerja di balik layar. Mereka mencurahkan begitu banyak waktu dan tenaga untuk memastikan kami dapat tampil sebaik mungkin," ungkapnya.

"Kami menjalani pertandingan yang berat setiap tiga hari di sini. Itu tidak mudah. Ada begitu banyak pekerjaan di balik layar untuk membuat kami merasa sesiap mungkin menghadapi pertandingan berikutnya," tambahnya.

"Jadi, ini bukan hanya tentang kami yang berada di lapangan. Ini adalah kemenangan seluruh tim dan seluruh staf," tandas Baggott. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic