religion

4 Amalan Ini Dapat Mengubah Takdir Buruk

Penulis Zuhri Ibrahim
Apr 10, 2026
Menjalin silaturrahim dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. (Foto: Freepik)
Menjalin silaturrahim dapat memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. (Foto: Freepik)

ThePhrase.id - Percaya terhadap adanya takdir adalah salah satu dari rukun iman dalam Islam. Takdir adalah ketetapan, keputusan, dan ukuran Allah subhanahu wa ta’ala atas segala sesuatu yang terjadi pada makhluk-Nya sejak zaman azali, mencakup baik dan buruk

Banyak orang percaya bahwa takdir tak dapat diubah. Apa yang sudah menjadi ketentuan Allah subhanahu wa ta’ala tidak bisa diubah sama sekali. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar, ada takdir yang bisa diubah atas kehendak Allah, bukankah Allah maha kuasa atas segala sesuatu? 

Sebagai bagian dari rukun iman (qada’ dan qadar), takdir terbagi menjadi takdir mubram (tak dapat diubah) seperti umur, kematian, jenis kelamin, etnis, dan lain-lain yang bersifat mutlak. Ada pula yang dinamai takdir muallaq (dapat diubah dengan usaha dan doa), seperti kesehatan, keselamatan, kepandaian, ataupun rezeki.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada umatnya sejumlah amalan yang dapat merubah takdir (buruk menjadi baik).

Setidaknya ada 4 amalan atau perbuatan yang bisa mengubah takdir buruk menjadi baik, mengubah nasib yang semula buruk menjadi baik yang disadur dari Kitab Bulughul Maram karya Ibnu Hajar al-Asqalani.

1. Doa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Doa adalah senjata orang mukmin” (HR. Imam Al-Hakim).

Doa adalah sebuah harapan dan permohonan kepada Allah, pencipta langit dan bumi. Oleh karena itu, saat memanjatkan doa agar semaksimal mungkin dengan hati yang tulus, khusyu’ dan penuh harap. 

Dalam sebuah hadits diterangkan, 

 

لَا يَرُدُّ القَضَاءَ إِلَّا الدُّعَاءُ، وَلَا يَزِيدُ فِي العُمْرِ إِلَّا البِرُّ

“Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali dengan doa dan tidak dapat menambahi umur seseorang kecuali dengan kebaikan. (HR. At-Tirmizi)

 

Berdoa tidak selalu dengan kalimat-kalimat tertentu saja. Sehabis shalat dhuha ada doa yang dicontohkan, sehabis shalat tahajud apalagi shalat fardhu juga ada doa yang sudah dicontohkan dan kita boleh menambahkannya dengan doa kita sendiri sesuai dengan kondisi dan keinginan.

2. Menjalin Tali Silaturrahim

Silaturrahim bukan hanya sekadar aktivitas sosial, tetapi juga ibadah yang memiliki dampak besar bagi kehidupan seorang Muslim. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan bahwa menjalin silaturrahim dapat mendatangkan banyak manfaat, di antaranya dapat memperpanjang umur dan meluaskan rezeki. 

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam:

 

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahim." (HR. Bukhari & Muslim) 

 

Hadits di atas menunjukkan bahwa silaturrahim memiliki pengaruh langsung terhadap keberkahan hidup seseorang. Menjalin hubungan baik dengan orang lain dapat membuka pintu rezeki yang lebih luas dan memberikan umur yang berkah. 

Keberkahan tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga ketenangan, kesehatan, dan kebahagiaan. Dengan silaturrahim, seseorang bisa mendapatkan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pekerjaan, usaha, dan kehidupan sosial.

3. Melakukan Amal Kebaikan

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan, bahwa berbuat amal kebaikan bisa mengubah hal buruk yang akan menimpa seseorang menjadi hal baik.

“Beramalah kamu sekalian, karena dengan beramal (berbuat baik) akan mengubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukan-Nya padamu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Bersedekah 

Banyak hadits yang menjelaskan tentang manfaat, hikmah atau keutamaan sedekah. Di samping dapat meluaskan rezeki dan membuatnya menjadi berkah, sedekah juga bisa mengubah takdir atau nasib seseorang menjadi lebih baik.

 

الصدقة تطفئ غضب الرب وتدفع ميتة السوء

“Sesungguhnya sedekah itu dapat memadamkan kemarahan Allah dan menolak ketentuan yang buruk (su’ul khatimah),” (HR. At-Tirmidzi).

 

بَادِرُوا بِالصَّدَقَةِ، فَإِنَّ الْبَلَاءَ لَا يَتَخَطَّاهَا

“Bersegeralah bersedekah, karena bala tidak pernah mendahului sedekah.” (HR. Thabrani).

 

Demikian 4 perkara yang dapat mengubah takdir buruk menjadi takdir baik. (Z. Ibrahim)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic