
ThePhrase.id - Nuzul Qur’an merupakan salah satu malam istimewa yang ada di bulan Ramadan. Malam Nuzulul Qur’an bertepatan pada malam 17 Ramadan di setiap tahunnya, meskipun ulama berbeda pandangan tentang kapan tanggal pastinya al-Qur’an turun di bulan Ramadan. Ada yang berpandangan bahwa turunnya al-Qur’an kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam terjadi pada tanggal 21 Ramadan seperti pendapat Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfuri dengan alasan bahwa al-Qur’an turun pada malam Qadr berdasarkan hadits bahwasanya malam qadr itu terjadi di malam ganjil pada 10 terakhir bulan Ramadan.
Namun demikin, yang penting bukanlah tanggal berapa Nuzulul Quran itu terjadi, tetapi bagaimana interaksi kita dengan Al-Qur’an di bulan yang disebut juga sebagai “Syahrul Qur’an” (bulan al-Qur’an).
Nuzul Qur’an sendiri merupakan peristiwa turunnya wahyu pertama dari Allah subhanahu wa ta’ala kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam berupa kitab suci umat Islam yakni Al-Quran.
Pada malam Nuzul Qur’an, terdapat beberapa amalan-amalan yang dianjurkan bagi umat Islam, di antaranya adalah:
1. Memperbanyak membaca al-Quran
Sesuai dengan namanya, yakni Nuzulul Qur’an (peristiwa turunnya al-Qur’an), maka kaum Muslimin dianjurkan untuk memperbanyak membaca al-Qur’an, karena membaca al-Qur’an merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Ramadan. Banyak orang berlomba-lomba untuk mengkhatamkan bacaan al-Qur’annya.
Hal ini juga sesuai dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang keutamaan membaca al-Qur’an yang diriwayatkan oleh Nu’man Ibnu Basyir, sebagai berikut:
Artinya: Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sebaik-baik ibadah ummatku adalah membaca al-Qur'an”. (HR. Al Baihaqi)
Selain itu, di dalam kitab al-Adzkar, Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa pada malam Nuzulul Qur’an, malaikat Jibril memerintahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk membaca al-Qur’an.
Artinya: “Telah datang dari beberapa sahabat kami bahwa pada malam Nuzulul Qur’an turunlah Jibril alaihis salam ke hadapan Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam dan Jibril memerintahkan beliau membaca al-Qur’an dengan berbagai macam bacaannya dan menunjukkan cara membacanya dengan baik, serta memberikan penjelasan tentang hukum-hukum syariat Islam.
2. Memperbanyak dzikir
Berdzikir merupakan salah satu amalan mulia seorang Muslim yang berusaha untuk terus istiqamah mengingat Allah subhanahu wa ta’ala dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Memperbanyak dzikir pada malam Nuzul Qur’an tentu merupakan hal yang sangat mulia. Seperti keutamaan berdzikir yang dijelaskan dalam al-Qur’an surah Ankabut ayat 45:
Artinya: “Sungguh, mengingat Allah (dzikrullah) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan.”
3. Melakukan shalat malam
Shalat malam adalah shalat yang sangat mulia setelah shalat maktubah (shalat lima waktu). Orang yang melakukan shalat malam juga disebutkan sebagai tanda kemuliaan bagi orang yang beriman, sebagaimana hadits dari Ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Awsath:
Artinya, “Jibril ‘alaihis salam datang menemui Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu berkata (kepada beliau): “Wahai Muhammad, hiduplah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan mati. Cintailah siapa saja yang engkau cintai (namun ingatlah) selanjutnya engkau benar-benar akan berpisah dengannya. Dan berbuatlah sekehendakmu (namun ingatlah) selanjutnya benar-benar engkau akan menerima balasan dari apa yang engkau perbuat”, Lalu Jibril berkata lagi: “Wahai Muhammad, kemuliaan seorang mukmin terletak pada shalat malam. Kehormatannya terletak pada tidak butuhnya ia kepada manusia.” (HR: Ath-Thabrani)
4. Melakukan i’tikaf
Sebagai upaya untuk mendapatkan kemuliaan malam Nuzul Qur’an, umat Islam juga dapat melakukan i’tikaf di masjid-masjid pada malam Nuzul Qur’an. Dalam kegiatan i’tikaf tersebut dapat melakukan beberapa amalan yang telah disebutkan di atas.
Adapun niat i’tikaf adalah sebagai berikut:
(Nawaitu an a’takifa fii hadzal masjidi lillahi ta’ala)
Artinya, “Aku berniat i’tikaf di masjid ini karena Allah ta’ala.”
Semoga di malam Nuzulul Qur’an tahun ini, kita semua diberi keberkahan dan mendapatkan pengampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala. (Z. Ibrahim)