trending

400 Ribu Massa Bakal Padati May Day 2026 di Jakarta, Prabowo Disebut Bakal Hadir

Penulis Firda Ayu
Apr 28, 2026
Pemimpin Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) bersama beberapa pemimpin konfederasi buruh lainnya berfoto bersama dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/4/2026).  (Foto: ANTARA/Nadia Putri Rahmani)
Pemimpin Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) bersama beberapa pemimpin konfederasi buruh lainnya berfoto bersama dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/4/2026). (Foto: ANTARA/Nadia Putri Rahmani)

ThePhrase.id – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026 diperkirakan akan dipadati ratusan ribu massa di Jakarta. Sebanyak 400 ribu orang diperkirakan akan mengikuti aksi ini.

Korlantas Polri telah memetakan potensi kepadatan lalu lintas akibat aksi buruh tahun ini yang disebut berlangsung di tiga titik berbeda.

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries Syahbudin menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi awal terkait agenda aksi buruh yang pola pelaksanaannya berbeda dibanding tahun sebelumnya.

“Berkaitan dengan perkembangan situasi bahwa di tanggal 1 Mei itu akan ada pelaksanaan kegiatan May Day. Saya sudah mendapatkan informasi di awal mengenai sejumlah agenda yang akan dilakukan oleh rekan-rekan buruh,” kata Aries melansir keterangan resmi, Senin (27/4/2026).

Menurut Aries, jika tahun lalu aksi terpusat di kawasan Monas, tahun ini massa diperkirakan akan terbagi dalam tiga kelompok besar.

Titik pertama aksi penyampaian pendapat terpusat di kawasan Lapangan Monas, Jakarta Pusat. Titik kedua berada di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan. Sementara satu kelompok lainnya disebut akan menggelar aksi di kawasan kantor Danantara, yang terletak di sekitar Jalan Gatot Subroto.

Lokasi di sekitar kantor Danantara dinilai memiliki potensi kerawanan tersendiri karena ruas jalan yang relatif sempit dan berpotensi memicu kemacetan.

“Informasi awal ada tiga kelompok besar yang akan melaksanakan kegiatan secara terpisah, dengan isu yang lebih bervariasi dan berkembang. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama, khususnya dalam pengaturan lalu lintas dan pengamanan,” ujar Aries.

Di sisi lain, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengungkapkan peringatan May Day di Monas saja diperkirakan dihadiri sekitar 400 ribu orang.

Jumlah tersebut terdiri dari lebih dari 200 ribu buruh serta sekitar 200 ribu massa dari elemen lain, termasuk pengemudi ojek online (ojol).

“Perhitungan saya, dengan bergabungnya berbagai elemen, teman-teman ojek online karena akan mendengarkan pengumuman dari pemerintah, akan mencapai 400 ribu massa,” kata Andi Gani dalam jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, melansir detiknews.com.

Dalam kesempatan yang sama, Andi juga menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung dalam peringatan May Day di Monas dan akan menyampaikan pidato serta kebijakan strategis bagi pekerja pada 2026.

Selain itu, ia mengatakan pemerintah telah memenuhi sejumlah tuntutan buruh, seperti penetapan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional serta pengesahaan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).

Untuk menyambut Hari Buruh Internasional, pemerintah juga akan mengumumkan aturan baru terkait pembatasan outsourcing sebelum 1 Mei. Tak hanya buruh, pengemudi ojol juga disebut akan mendapat kejutan dari pemerintah.

Acara peringatan May Day 2026 di Monas dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, lalu dilanjutkan dengan salat Jumat di kawasan Lapangan Monas.

Nantinya, panitia May Day akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak kepolisian terkait alur bus, kantong parkir, dan pengamanan agar acara berjalan lancar. [fa]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic