5 Ilmuwan Muda Indonesia di Kancah Internasional

- Advertisement -spot_img

ThePhrase.id – Tanggal 28 Oktober lalu, Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Hari istimewa tersebut tentunya bisa menjadi penyemangat untuk para pemuda Indonesia untuk terus menghasilkan berbagai karya yang membanggakan.

Semangat berkarya juga ditunjukkan para pemuda Indonesia yang tinggal di luar negeri. Mereka mengukir prestasi yang diakui di kancah internasional seperti 5 ilmuwan muda berikut ini:

1) Carina Citra Dewi Joe

Carina Citra Dewi Joe (Foto: Majalah TEMPO)

Wanita belia ini mempunyai pengaruh penting bagi dunia di masa pandemi seperti saat ini. Ia merupakan salah satu peneliti utama yang menciptakan vaksin Covid-19 AstraZeneca, yang saat ini digunakan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Carina merupakan postdoctoral research scientist pengembang vaksin di Jenner Institute, Oxford University, Inggris. Selain itu, Carina juga telah meraih gelar PhD di Biotechnology di Royal Melbourne Institute of Technology Australia.

2) Keni Vidilaseris

Kevin Vidilaseris(Foto: Diaspora.id)

Pria kelahiran tahun 1985 ini merupakan pendiri laman sains yang cukup populer bernama Sainspop.

Menjadi seorang peneliti postdoctoral di departemen Biokimia, Universitas Helsinki, Finlandia, Keni meneliti struktur protein dengan metode sinar-x. Ia membuat desain senyawa spesifik yang dapat menghambat protein pirofosfatase dari bakteri termofilik dan parasit beberapa penyakit seperti malaria, toksoplasma, serta penyakit tidur di Afrika.

Penelitiannya tersebut bahkan pernah dibiayai oleh Academy of Finland. Ia juga pernah meraih beberapa penghargaan bergengsi seperti MFPL Scientific Advisory Board Meeting 2013 dalam kategori Best Poster Presentation di Vienna, Austria, dan penghargaan Best Oral Presentation Award di CFC3013 Conference 2013.

3) Johny Setiawan

Dr. Johny Setiawan (Foto: Kita Pasti Bisa)

Johny Setiawan merupakan ahli astronomi asal Indonesia yang cukup terkenal di dunia. Bukan tanpa sebab, dirinya dikenal karena telah menemukan 7 planet baru di luar angkasa, yakni planet HIP 1304 b, HD 47536 b, HD 11977 b, HD 47536 c, HD 70573 b, HD 110014 b, dan TW Hydrae b.

Astronom lulusan doktor termuda di Albert Ludwig University of Freiburg, Jerman ini bahkan merupakan satu-satunya ilmuwan yang bukan berasal dari Jerman yang menjadi ketua tim proyek Max Planck Institute for Astronomy, di Heidelberg, Baden-Wurttemberg, Jerman.

4) Indra Rudiansyah

Indra Rudiansyah (Foto: IDX Channel)

Selain Carina, Indra Rudiansyah juga merupakan sosok yang berperan penting dalam terciptanya vaksin Covid-19 AstraZeneca. Indra berperan untuk mengamati respons antibodi sukarelawan sebelum vaksin tersebut diedarkan ke publik. Metode yang ia gunakan dalam pengamatan rupanya pernah dilakukan pada saat mengerjakan vaksin malaria.

Ia merupakan seorang PhD candidate yang tengah menempuh pendidikan S3 pada Program Clinical Medicine di Jenner Institute, Oxford University, Inggris.

5) Mahardika Pratama

Mahardika Pratama (Foto: Kompas)

Meskipun baru berusia 31 tahun, namun Mahardika pernah memperoleh berbagai penghargaan bergengsi di kancah internasional seperti Institution of Engineers, Singapore (IES) Prestigious Engineering Achievement Award pada 2011, UNSW high impact publication award pada 2013 dan 2014, serta penghargaan publikasi prestisius IEEE TFS pada 2018.

Ia telah menjadi asisten profesor di School of Computer Science and Engineering, Nangyang Technological University (NTU) Singapura. Ia berfokus pada penelitian continual learning, deep learning, data streams, dan concept drifts.

Itulah dia beberapa ilmuwan muda asal Indonesia yang berprestasi di kancah internasional. Selain keren, sosok-sosok tersebut juga sangat menginspirasi ya. [hc]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you