religion

5 Manfaat Bershalawat kepada Rasulullah SAW

Penulis Zuhri Ibrahim
Aug 21, 2026
Ilustrasi bershalawat (Foto: Bincang Syariah)
Ilustrasi bershalawat (Foto: Bincang Syariah)

ThePhrase.id - Secara harfiah, shalawat berasal dari bahasa Arab “shalāh” yang artinya do’a. Tapi, dalam konteks Islam, maknanya bisa lebih dalam. Shalawat adalah bentuk do’a agar Allah melimpahkan rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Shalawat kepada Nabi Muhammad adalah salah satu bentuk penghormatan dan do’a atas beliau, yang menjadi teladan sempurna bagi umat Islam. Shalawat bukan hanya ungkapan cinta dan rindu, tetapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jallaberharap Allah juga memberikan kebaikan dan rahmat yang sama, seperti yang kita do’akan untuk Rasulullah.

Shalawat tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga dapat diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan merutinkan membaca shalawat, artinya membiasakan diri untuk selalu mengingat Allah dan menghidupkan sunnah Rasulullah dalam setiap aktivitas kehidupan kita. 

Perintah Allah untuk bershalawat kepada Habibullah (Nabi Muhammad bergelar kekasih Allah) terdapat dalam al-Qur’an surah al-Ahzab: 56.

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Artinya: Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

Bacaan Shalawat

Ada banyak macam shalawat Nabi yang bisa kita amalkan, dan masing-masing memiliki keutamaan tersendiri. Yang paling populer adalah Shalawat Nariyah, yang dibaca untuk memohon pertolongan dan keselamatan dari segala kesulitan.

Selain itu, ada juga Shalawat Ibrahimiyah, yang biasa dibaca dalam tahiyat akhir dalam shalat, sebagai bentuk pujian dan do’a kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.

Kemudian, Shalawat Munjiyat, yang dipercaya bisa memberikan keselamatan dari segala bahaya dan kesulitan hidup. Shalawat Fatih yang diyakini bisa membuka segala pintu rezeki dan berkah, dan tidak ketinggalan pula adalah Shalawat Badar yang sering dilantunkan dalam berbagai acara keagamaan, memuat pujian kepada Nabi dan menceritakan kisah kemenangan umat Islam pada Perang Badar. 

Namun menurut ulama seperti Imam an-Nawawi mengatakan bahwa bacaan shalawat yang paling utama, sempurna, dan diajarkan langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para sahabatnya adalah Shalawat Ibrahimiyah. Shalawat ini selalu dibaca oleh umat Islam pada saat tasyahud akhir dalam ibadah shalat.

 

Shalawat Ibrahimiyah

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

(Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammadin wa'alaa aali sayyidinaa muhammad kamaa shallaita 'alaa sayyidinaa ibraahiima wa'alaa aali sayyidinaa ibrahiim, wabaarik 'alaa aali sayyidinaa muhammadin wa'alaa aali sayyidinaa Muhammad, kamaa baarakta 'alaa sayyidinaa ibraahima wa 'alaa aali sayyidina ibraahim, fil 'aalamiina innaka hamiidun majiid)

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung."

Ada banyak manfaat yang akan didapatkan seseorang apabila merutinkan membaca shalawat Nabi. Manfaat tersebut tidak hanya dirasakan di dunia berupa ketenangan batin dan keberkahan hidup, akan tetapi mendapatkan manfaat yang lebih besar dari itu.

Apa Sajakah Manfaatnya?

1. Mendapatkan Balasan Shalawat dari Allah SWT

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya orang yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Lalu, mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuat tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan, melainkan kepada salah satu hamba Allah. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat.” (HR. Muslim)

2. Bernilai Pahala

Hal tersebut telahdijelaskan dalam hadits Rasulullah dari Abu Hurairah RA: 

 

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

Artinya: “Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim)

 

Maksudnya sebagaimana dikatakan oleh Imam an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menyatakan bahwa yang dimaksud adalah Allah akan memberikan ia rahmat dan akan dilipatgandakan pahalanya karena setiap satu kebaikan dibalas dengan sepuluh yang semisal. Sebagaimana firman Allah ta’ala:

 

 مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا

Artinya: Barang siapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya.” (QS. Al-An’am: 160)

3. Menghapuskan Dosa dan Diangkat Derajatnya

Dengan bershalawat kepada Nabi juga dapat menghapus dosa dan mengangkat derajat orang yang mengamalkannya, sebagaimana hadits riwayat an-Nasa’i sebagai berikut:


مَنْ صَلَّى عَلَىَّ صَلاَةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ

Artinya: “Siapa saja yang membaca shalawat kepadaku sekali, niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali, menghapus sepuluh dosanya, dan mengangkat derajatnya sepuluh tingkatan.” (HR. an-Nasa’i)

4. Akan Berkumpul di Surga Bersama Rasulullah

Manfaat bershalawat lainnya adalah bisa mempertemukan kita dengan Rasulullah nanti kelak di surga bersama dengan orang-orang yang selalu bershalawat untuk beliau.

 

أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً

Artinya: “Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku.” (HR Tirmidzi).

5. Menjadi Sebab Dikabulkannya Hajat

Manfaat shalawat selanjutnya adalah bisa menjadi penyebab dikabulkannya do’a dan hajat seseorang. Ada adab yang perlu kita amalkan sebelum berdo’a, yakni bershalawat terlebihdahulu. Adab ini diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana dalam sabdanya:

 

إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِتَمْجِيدِ رَبِّهِ جَلَّ وَعَزَّ وَالثَّنَاءِ عَلَيْهِ ثُمَّ يُصَلِّي عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ يَدْعُو بَعْدُ بِمَا شَاءَ

Artinya: “Apabila salah seorang di antara kalian berdo’a, mulailah dengan memuji dan mengagungkan rabbnya Dzat yang Maha agung lagi Maha Perkasa, kemudian bershalawatlah kepada Nabi. Setelah itu berdo’alah sesuai yang diinginkannya.” (HR. Abu Daud)

Itulah beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika rajin membaca shalawat.

(Z. Ibrahim)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic