
Thephrase.id - Persija Jakarta resmi menjalin kerja sama jangka panjang dengan Adidas yang disepakati berlangsung selama lima tahun ke depan dan diumumkan secara langsung di Jakarta Pusat pada Senin, 22 Juni 2026.
Pengumuman tersebut digelar di Adidas Grand Indonesia Mall dan menjadi penanda dimulainya kolaborasi baru antara klub ibu kota dengan brand perlengkapan olahraga global.
"Durasi kerja sama antara Adidas dan Persija berlangsung selama lima tahun," tegas ujar Senior Manager Brand Activation Adidas Indonesia, Cinita Dewi Mayakatri.
Adidas memastikan bahwa peluncuran jersey Persija akan dilakukan pada 29 Agustus 2026, meskipun masih bersifat rencana yang dapat berubah sesuai kondisi teknis menjelang peluncuran.
"Untuk launching jersey Persija, rencananya pada 29 Agustus 2026, apabila tidak ada apa-apa. Tapi sejauh ini, kami punya rencana pada tanggal segitu," bebernya.
Dalam kolaborasi ini, Adidas menyiapkan dua jenis jersey untuk Persija yakni player issue dan fan version yang dibedakan berdasarkan kualitas material dan target pengguna.
Untuk kategori player issue, harga jersey ditetapkan sekitar Rp1 juta, sementara untuk fan version dibanderol sekitar Rp350 ribu sebagai opsi yang lebih terjangkau bagi suporter.
Selain itu, Adidas juga menyiapkan tiga desain jersey untuk musim mendatang yang mencakup jersey kandang, tandang, dan jersey ketiga, meski detail warna dan desain masih belum diumumkan ke publik.
"Harga jersey kandang, tandang, dan ketiga itu Rp1 juta untuk player issue, dan fan version Rp300 ribu," lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa desain jersey Persija tetap akan berangkat dari identitas klub dengan tetap mempertahankan DNA Macan Kemayoran sebagai tim ibu kota.
"Yang pasti kalau jerseynya, warnanya, tidak jauh dari DNA Persija. Tapi tetap ada design language Adidas. Kita tunggu tanggal mainnya dan surprise," ucapnya.
Cinita juga menjelaskan bahwa proses kerja sama ini tidak berlangsung singkat karena melibatkan berbagai tahapan evaluasi dan pertimbangan teknis sebelum akhirnya disepakati.
"Lama atau cepat itu relatif normal. Tidak bisa saya bilang sebulan atau dua bulan, karena ada proses," katanya.
Adidas menyebut bahwa keterlibatan dalam sepak bola Indonesia merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.
"Beberapa tahun belakangan Adidas ingin secara konsisten berada di kancah sepak bola Indonesia," ujar Cinita.
Pemilihan Persija sebagai mitra juga didasarkan pada faktor sejarah klub serta besarnya basis suporter yang dimiliki Macan Kemayoran.
"Persija punya identitas, sejarah yang cukup panjang, dan fanbase yang cukup tinggi," jelasnya.
"Kalau bekerja sama akan lebih baik sifatnya long term, jadi terlihat jelas journey-nya," tandasnya.