5 Tips Jitu untuk Meraih Financial Freedom bagi Generasi Muda

- Advertisement -spot_imgspot_img

ThePhrase.id – Financial Freedom adalah kondisi di mana seseorang memiliki cukup tabungan dan investasi untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup dalam jangka waktu yang lama. Setiap orang, terutama generasi muda, memiliki impian untuk mendapatkan kondisi keuangan yang stabil atau yang biasa dikenal sebagai financial freedom.

Namun, permasalahannya masih banyak yang belum mengetahui cara atau masih salah dalam merencanakan keuangannya. Terlebih saat ini banyak aplikasi untuk berbelanja secara online dan m-banking yang sangat mudah untuk digunakan. Tidak hanya itu, muncul juga beragam aplikasi pinjaman online dengan iming-iming pendaftaran yang mudah dan bunga yang rendah.

Selain kondisi tersebut, gaya hidup juga menjadi faktor pendukung bagi generasi muda untuk hidup boros. Banyak orang yang ingin terlihat memiliki kehidupan yang bagus, salah satunya yaitu di media sosial. Mereka berlomba-lomba memposting kesehariannya sambil memakai pakaian dan barang bermerek, liburan ke tempat yang eksostis, atau berkunjung ke café bersama teman-teman.

Apabila hal itu terus dilakukan, maka beban keuangan akan semakin bertambah dan financial freedom akan semakin sulit untuk diraih. Jika kamu tidak ingin mengalami kebangkrutan, simaklah lima tips jitu untuk meraih financial freedom berikut ini.

1. Tetapkan Prioritas Anggaran dan Tujuan Hidup

Membuat rancangan anggaran perlu dilakukan di awal bulan atau di saat gajian (Foto: bisnis.com)

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum membuat rancangan keuangan yaitu menetapkan prioritas anggaran. Untuk menentukan prioritas tersebut, kamu harus mengetahui apa saja tujuan hidupmu. Tentukan jumlah uang di tabungan yang harus disimpan pada usia tertentu dan gaya hidup seperti apa yang akan diterapkan.

Selain itu, kamu juga perlu membuat pos-pos keuangan seperti pos untuk keperluan rumah, jalan-jalan, tabungan, dana untuk orang tua, atau cicilan jika ada. Dengan begitu, arah keuangan akan terlihat jelas setiap bulannya.

2. Menaati Rancangan Anggaran yang Sudah Dibuat

Setelah membuat rancangan anggaran, kamu perlu untuk menaatinya (Foto: idntimes.com)

Selanjutnya, hal yang tidak kalah penting selain membuat rancangan anggaran adalah mematuhinya. Percuma saja membuat rancangan anggaran yang sempurna jika tidak direalisasikan. Agar lebih mudah menaati rancangan anggaran tersebut, kamu harus memiliki tekad yang kuat saat akan menggunakan uang.

Selain itu, kamu juga bisa menerapkan hukuman, semisal tidak boleh membeli kopi di café, jika jumlah anggaran yang digunakan lebih besar dengan anggaran yang sudah dirancang.

3. Catat Setiap Transaksi Agar Lebih Mudah Dievaluasi

Kamu perlu mencatat setiap transaksi yang kamu lakukan (Foto: suara.com)

Tips jitu selanjutnya yaitu mencatat setiap transaksi yang dilakukan. Hal itu perlu dilakukan untuk melacak kemana saja perginya uang yang sudah dibelanjakan. Kamu bisa menulisnya di buku catatan kecil, catatan di ponsel, atau menggunakan aplikasi pencatat keuangan. Jika hal ini sudah menjadi kebiasaan, maka akan semakin mudah bagimu untuk mengevaluasi keuangan setiap bulannya.

4. Menabung di Awal Bulan

Di awal bulan, selain kebutuhan hidup kamu juga perlu menyisihkan uang untuk tabungan (Foto: idntimes.com)

Menyisihkan uang tabungan akan lebih mudah dilakukan di awal bulan ketimbang di akhir bulan. Hal itu karena di awal bulan gaji masih utuh sehingga dana tabungan akan lebih jelas jumlahnya dan belum tercampur dengan pengeluaran lainnya.

Kamu bisa menyisihkan 10 atau 20 persen dari gaji untuk menabung. Namun, jumlah itu disesuaikan dengan jumlah cicilan dan kebutuhan yang harus kamu penuhi pada bulan tersebut.

5. Menyisihkan Dana Darurat Secara Teratur dan Menjaga Kesehatan

Selain tabungan, kamu juga perlu menyisihkan uang setiap bulannya untuk dana darurat (Foto: suara.com)

Selain tabungan, kamu juga perlu menyisihkan dana darurat setiap bulannya. Dana darurat bisa digunakan untuk hal-hal yang esensial semisal untuk biaya pengobatan atau biaya hidup jika mengalami PHK. Jumlah dana darurat setiap orang juga berbeda, terlebih jika kamu sudah menikah. Idealnya, dana darurat yang harus kamu sediakan jika sudah berkeluarga yaitu 12 kali jumlahnya dari pengeluaran rutin tiap bulan.

Selain menyiapkan dana darurat, kamu juga perlu menjaga kesehatan. Jika kesehatan terjaga, maka dana darurat bisa tetap tersimpan atau kamu gunakan untuk hal-hal penting lainnya di masa depan.

Itulah lima tips jitu untuk meraih financial freedom di usia muda yang bisa kamu terapkan. Dengan tekad yang tinggi dan usaha yang sungguh-sungguh, maka financial freedom bukan lagi angan-angan. [hc]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you