
Thephrase.id - Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan seluruh 104 pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 akan terjual habis meski tiket masih tersedia jelang laga pembuka pada 11 Juni 2026.
Infantino menyampaikan klaim tersebut dalam wawancara bersama CNBC pada Rabu, 18 Februari 2026 waktu Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa tingkat permintaan publik terhadap turnamen edisi 48 tim itu berada pada level yang belum pernah terjadi sebelumnya.
"Permintaannya ada, setiap pertandingan terjual habis," ujar Infantino.
Dalam wawancara yang dilakukan dari Mar-a-Lago di Florida milik Presiden Donald Trump, ia mengungkapkan bahwa dalam empat pekan terdapat 508 juta permintaan tiket untuk sekitar tujuh juta tiket yang tersedia.
Ia menambahkan bahwa pada periode penjualan utama Januari 2026, permintaan datang dari lebih dari 200 negara. Hal ini menunjukkan jangkauan global turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
"Kami belum pernah melihat hal seperti ini, luar biasa," kata Infantino. Ia menjelaskan bahwa FIFA masih menyimpan sebagian tiket untuk peridoe penjualan terakhir yang akan dimulai pada April dan berlangsung hingga final pada 19 Juli 2026.
Infantino juga menanggapi sorotan terhadap harga tiket yang disebut sejumlah asosiasi suporter sebagai sangat tinggi dan telah mencatatkan rekor di pasar penjualan ulang.
"Saya pikir itu karena digelar di Amerika, Kanada, dan Meksiko, semua orang ingin menjadi bagian dari sesuatu yang istimewa," lanjutnya.
"Harga tiket sudah ditetapkan, tetapi di Amerika Serikat khususnya ada yang disebut harga dinamis, artinya harga bisa naik atau turun," sambungnya.
"Anda juga dapat menjual kembali tiket melalui platform resmi dan pasar sekunder sehingga harga pun bisa meningkat, itu bagian dari pasar tempat kami berada," bebernya.
Infantino memperkirakan edisi pertama dengan 48 tim ini akan menghasilkan pendapatan lebih dari 11 miliar dolar AS atau sekitar Rp170 triliun. Seluruh pendapatan akan diinvestasikan kembali untuk pengembangan sepak bola di 211 negara anggota FIFA.
Ia juga menyebut dampak ekonomi turnamen bagi Amerika Serikat diperkirakan mencapai 30 miliar dolar AS atau sekitar Rp465 triliun dari sektor pariwisata, katering, hingga investasi keamanan.
Selain sekitar tujuh juta penonton di stadion, ajang tersebut diproyeksikan menarik 20 hingga 30 juta wisatawan dan menciptakan 185 ribu lapangan kerja penuh waktu.
"Ini dampak yang besar, saya berharap dampak ini tidak hanya terbatas pada Piala Dunia tetapi juga untuk masa depan," tutup Infantino.