regional

6 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis Saat Mudik Lebaran 2026

Penulis Ashila Syifaa
Feb 24, 2026
Gerbang Tol Cikampek Utama. (ANTARA/HO-Jasa Marga)
Gerbang Tol Cikampek Utama. (ANTARA/HO-Jasa Marga)

ThePhrase.id - Pemerintah menyiapkan 6 ruas tol fungsional yang akan dibuka secara gratis selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diambil untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan alternatif jalur bagi para pemudik yang diperkirakan kembali meningkat tahun ini. 

Total panjang ruas tol yang difungsionalkan tanpa tarif tersebut mencapai 198 kilometer dan tersebar di jaringan Trans Jawa serta Trans Sumatra.

Hal ini disampaikan oleh Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia melalui laman media sosial Instagram, pada Minggu (22/2). 

Di Pulau Jawa, empat ruas yang dibuka gratis berada di koridor Trans Jawa. Pertama adalah Tol Jakarta–Cikampek II Selatan sepanjang 54,75 kilometer yang akan menjadi jalur alternatif untuk mengurangi beban di Tol Jakarta–Cikampes. Ruas ini diharapkan dapat memecah kepadatan kendaraan dari arah Jakarta menuju wilayah Jawa Barat dan seterusnya ke Jawa Tengah.

Selanjutnya, terdapat ruas Tol Yogyakarta–Bawen sepanjang 4,85 kilometer yang difungsikan untuk mendukung konektivitas wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kemudian Tol Yogyakarta–Solo sepanjang 11,48 kilometer juga akan dibuka secara fungsional, sementara itu di Jawa Timur, Tol Probolinggo–Banyuwangi Tahap I sepanjang 49,68 kilometer turut difungsikan untuk membantu perjalanan menuju wilayah timur Pulau Jawa.

Di luar Pulau Jawa, dua ruas tol di jaringan Trans Sumatra juga dibuka secara gratis, yakni Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 sepanjang 23,9 kilometer dan Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 sepanjang 53,6 kilometer. 

Kehadiran fungsional Tol Palembang-Betung ini mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari sebelumnya sekitar 3 hingga 4 jam menjadi kurang lebih satu jam.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan bahwa pembukaan ruas fungsional ini bersifat sementara dan hanya berlaku selama periode mudik dan balik Lebaran. 

Meski belum beroperasi penuh, ruas-ruas tersebut dinilai telah memenuhi standar kelayakan dasar untuk dilintasi kendaraan dengan pengaturan tertentu, termasuk pembatasan kecepatan dan jenis kendaraan.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati karena fasilitas pendukung seperti rest area dan penerangan mungkin belum sepenuhnya tersedia. Pengendara tetap diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.

Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat saat Lebaran, yang setiap tahunnya melibatkan puluhan hingga ratusan juta perjalanan. 

Selain pengoperasian ruas fungsional, pemerintah juga menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah dan contra flow di titik-titik rawan kemacetan. Dengan adanya tambahan jalur ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. [Syifaa]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic