
ThePhrase.id - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan dimulainya penerbitan visa untuk musim Haji 2026 pada hari Ahad, 8 Februari 2026 bertepatan 20 Sya'ban 1447 H.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penerbitan visa haji tahun ini dilakukan lebih awal sekitar empat bulan sebelum ibadah haji, merupakan bagian dari jadwal yang dipercepat yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan operasional penyelenggaraan ibadah haji. Langkah ini juga sejalan dengan target peningkatan kualitas layanan haji dalam kerangka Visi Arab Saudi 2030.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengkonfirmasi bahwa semua kontrak layanan untuk jamaah internasional di tempat-tempat suci dan semua kontrak akomodasi di Makkah telah diselesaikan 100 persen melalui platform Nusuk.
Hingga saat ini, terdapat 750.000 jemaah haji telah rampung melakukan pendaftaran, dengan paket yang telah terdaftar untuk 30.000 jemaah haji telah dipesan langsung dari negara asal masing-masing, dikutip dari The Islamic Information, Sabtu (7/2/2026).
Persiapan di lapangan juga terus dilakukan dan terproses secara signifikan. Pihak berwenang Arab Saudi telah mengalokasikan sekitar 485 tenda untuk jemaah haji internasional di Kawasan Mina dan Arafah. Sementara itu ada 73 kantor urusan haji dari berbagai negara telah menyelesaikan kontrak layanan utama mereka.
Kementerian Haji dan Umrah menyatakan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan penyedia layanan, baik di dalam maupun di luar Arab Saudi guna memastikan seluruh aspek operasional haji berjalan optimal.
Penerbitan visa haji sejak dini dinilai sebagai langkah proaktif dalam perencanaan musim haji 2026. Pemerintah Arab Saudi berharap kebijakan tersebut dapat menciptakan penyelenggaraan haji yang lebih tertata, efisien, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi jutaan jemaah haji dari seluruh dunia. (Z. Ibrahim)