
Thephrase.id - Masa depan jangka pendek Cristiano Ronaldo mulai menjadi sorotan seiring usianya yang akan menginjak 41 tahun pada 5 Februari 2026, suatu fakta yang memicu spekulasi tentang kapan sang megabintang akan mengakhiri kariernya di lapangan hijau.
Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, telah memberikan sinyal bahwa faktor usia mulai memengaruhi performa Ronaldo dengan meninggalkan striker Portugal itu di luar skuad utama dalam enam dari 26 pertandingan pada musim 2025-2026.
Piala Dunia 2026 dipandang secara luas sebagai target besar terakhir Ronaldo yang membentuk pola persiapan dan orientasi kariernya saat ini, meskipun karier bermainnya tidak diperkirakan akan berlanjut jauh melampaui turnamen tersebut.
Wartawan talkSPORT, Ben Jacobs, melaporkan bahwa Cristiano Ronaldo kemungkinan besar akan meninggalkan Al Nassr pada musim panas 2027, bertepatan dengan berakhirnya kontraknya yang telah diperpanjang dua tahun pada Juni 2025, walaupun opsi perpanjangan satu tahun tambahan belum sepenuhnya dikesampingkan.
Setelah kepergiannya dari Al Nassr, laporan tersebut menambahkan bahwa Ronaldo juga berpotensi memilih untuk pensiun total dari sepak bola profesional pada tahap itu, yang berarti ikon Portugal tersebut akan berusia 42 tahun dan mungkin menjadi salah satu pemain tertua yang pernah berkompetisi di level puncak olahraga ini.
Saat ini Ronaldo sudah termasuk dalam kelompok eksklusif pemain veteran yang masih berkompetisi di divisi utama di seluruh dunia, dengan Dante Bonfim memimpin daftar tersebut di usia 42 tahun saat bermain di Ligue 1 dan Liga Europa bersama OGC Nice, diikuti Jose Sosa di Estudiantes de La Plata dan Luka Modric di AC Milan yang keduanya berusia 40 tahun.
Kepindahan Ronaldo ke Arab Saudi bukan semata-mata tentang gaji yang memecahkan rekor, tetapi juga tentang perannya sebagai duta global untuk pengembangan sepak bola negara tersebut, suatu misi yang diperkirakan akan terus berlanjut bahkan setelah kontrak bermainnya berakhir dalam bentuk peran institusional.
Menurut laporan yang sama, salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah Ronaldo meningkatkan kepemilikan sahamnya yang saat ini sebesar 15 persen di Al Nassr dan terlibat lebih langsung sebagai pemilik klub, yang akan memungkinkan klub terus memanfaatkan profil globalnya untuk menarik perhatian internasional seperti dampak yang telah dia berikan sebagai pemain.
Di luar ambisi domestik, fokus jangka panjang Arab Saudi juga mencakup Piala Dunia 2034 di mana Ronaldo diharapkan menjadi salah satu duta global turnamen tersebut, memperkuat pengaruhnya yang berkelanjutan terhadap visi sepak bola negara itu jauh melampaui hari-hari bermainnya.
Al Nassr dilaporkan tengah menyusun strategi untuk mencegah penurunan tajam minat global ketika sang striker legendaris akhirnya meninggalkan Saudi Pro League, dengan berbagai skema retensi yang melibatkan peningkatan kepemilikan saham dan peran kepemimpinan strategis.
Ronaldo saat ini dilaporkan masih terfokus pada dua target utama, merebut gelar juara di Arab Saudi bersama Al Nassr dan mempersembahkan trofi Piala Dunia untuk Timnas Portugal, satu-satunya trofi besar yang belum pernah dia raih sepanjang karier gemilangnya.
Mantan bintang Real Madrid itu juga telah menegaskan secara publik bahwa ambisi pribadinya adalah menjadi pencetak gol pertama dalam sejarah yang mencapai angka 1.000 gol, suatu pencapaian monumental yang akan mengukuhkan warisannya sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa.
Meskipun rencana pensiun mulai tergambar jelas dengan timeline 2027, Al Nassr dan pemerintah Arab Saudi tampaknya bertekad memastikan bahwa hubungan dengan Ronaldo tidak akan berakhir begitu saja ketika dia meninggalkan lapangan, melainkan bertransformasi menjadi kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan dalam bentuk kepemilikan klub dan peran duta sepak bola.