
ThePhrase.id - Hutan terbakar dengan bencana asap yang mengepung negeri ini telah menjadi keprihatinan banyak pihak termasuk para influencer dan publik figur yang memiliki jutaan pengikut. Namun sejumlah influencer yang menyuarakan keprihatinan terhadap asap dan hutan terbakar ini mengeluhkan akun mereka terkena shadow ban yang membuat penonton kontennya turun drastis.
Shadow ban adalah istilah yang merujuk pada suatu tindakan pembatasan visibilitas atau jangkauan akun dan konten seseorang di media sosial, yang dilakukan secara diam-diam oleh pihak platform resmi tanpa ada pemberitahuan. Para influencer ini mengetahui adanya shadow ban pada akun mereka setelah melihat laporan “overview” di Instagramnya.
Mereka membandingkan jumlah “overview” akunnya sebelum dan setelah memposting konten hutan terbakar dan bencana asap yang terjadi saat ini. Asap yang tidak hanya telah membuat sesak udara di dalam negeri tetapi juga membuat kalang-kabut negeri tetangga.
Beberapa influencer yang terkena shadow ban ini antara lain Tasya Farasya yang memiliki jutaan viewer dalam tiap postingan. Namun tiba-tiba viewernya mendadak hanya ditonton 85 ribu setelah memposting hutan terbakar dan bencana asap. Penurunan tajam ini terjadi pada postingan Instagram storynya melalui Thread.
"Stories aku biasanya VS story aku saat speak up," tulisnya sebagai caption dua gambar pembanding yang ia unggah.
Demikian juga penyanyi Andien mengeluhkan hal serupa. Ia menduga, akunnya terkena shadow banned yang membuat viewersnya drop.
"Kayaknya kena shadow ban di ig karena repost2 karhutla tiada henti. Mau promoin video klip baru tapi viewersnya drop," keluh Andien.
Nasib lebih parah dari shadow ban ini dialami pendakwah Ust Adi Hidayat. Akun yang ia gunakan untuk menyuarakan kebenaran justru dibanned karena membahas isu asap dan kebakaran hutan. Akibatnya, ia tak bisa lagi menggunakan akun tersebut sebelum mengajukan banding.
"Qadarallah... akun perjuangan kita terkena banned sementara karena membahas isu karhutla. Kemarin 2x terbanned dalam kurun waktu subuh dan ashar," beber Ust Adi.
Keluhan penurunan views yang tak biasa ini juga dirasakan para pengguna media sosial lainnya, seperti TikTok hingga Facebook.Beberapa netizen mengaku akunnya mendadak tak bisa diakses setelah merepost ulang video-video tentang kebakaran hutan.
"Sekalinya up kebakaran langsung gini, ajaib emang," keluh seorang warganet yang mengunggah bukti tangkap layar akun Facebooknya yang terlogout sendiri dan tak bisa diakses. (Aswandi AS)