
Thephrase.id - Bek Persib Bandung, Federico Barba, disebut sudah menerima proposal resmi untuk musim depan setelah penampilannya bersama Pangeran Birumenarik perhatian sejumlah tim dari Eropa.
Kabar tersebut disampaikan jurnalis Italia, Lorenzo Lepore, yang mengungkap bahwa beberapa klub mulai membuka komunikasi dengan pemain berusia 32 tahun tersebut menjelang bergulirnya musim baru.
Dalam laporan yang disampaikan Lepore, klub Yunani, Iraklis Thessaloniki FC, menjadi tim pertama yang melakukan pendekatan kepada Barba untuk membahas peluang kerja sama pada musim depan.
Meski begitu, Aris Thessaloniki disebut menjadi opsi paling konkret dan paling maju dalam proses negosiasi karena komunikasi dengan pihak pemain berjalan lebih intens dibanding klub lain yang tertarik menggunakan jasanya.
Barba datang ke Persib Bandung pada 2025 dan langsung menjadi bagian penting di lini pertahanan Pangeran Biru setelah dipercaya tampil dalam 27 pertandingan serta menyumbang lima gol.
Pemain kelahiran Roma, Italia, pada 1 September 1993 itu memiliki pengalaman panjang di sepak bola Eropa setelah mengawali karier muda bersama Axa, Cisco Roma, dan akademi AS Roma sebelum masuk ke level profesional.
Karier senior Barba dimulai bersama Grosseto pada 2012 sebelum memperkuat sejumlah klub Italia dan Eropa seperti Empoli, VfB Stuttgart, Sporting Gijon, Chievo, Valladolid, Benevento, Pisa, Como, hingga Sion.
Selama berkarier di Eropa, Barba dikenal sebagai bek tengah dengan postur 188 sentimeter yang memiliki pengalaman bermain di Serie A Italia, Segunda Division Spanyol, Bundesliga Jerman, hingga Swiss.
Pada musim 2025-2026, Federico Barba turut membantu Persib meraih gelar Super League dan namanya masuk dalam susunan Best XI berdasarkan performa konsisten sepanjang musim.
Catatan tersebut membuat Barba menjadi salah satu pemain asing Persib yang cukup mendapat perhatian karena mampu memberikan kontribusi penting di lini belakang sekaligus produktif dalam membantu serangan melalui situasi bola mati.
Situasi itu membuat masa depan Barba bersama Persib mulai diragukan seusai ia kembali masuk radar klub-klub Eropa usai menjalani musim kompetitif di Indonesia.
Persib pun terancam kembali ditinggalkan pilarnya setelah Bojan Hodak mundur dari kursi pelatih dan posisinya digantikan oleh asistennya, Igor Tolic.