
ThePhrase.id - Persiapan Piala Dunia 2026 kembali menghadapi persoalan setelah muncul ancaman pembatalan sejumlah pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat beberapa bulan sebelum turnamen dimulai pada Juni 2026.
Timnas Inggris yang dilatih Thomas Tuchel berpotensi terdampak situasi tersebut meski sebelumnya lolos ke putaran final dengan rekor sempurna pada babak kualifikasi.
Timnas Skotlandia yang ditangani Steve Clarke juga berada dalam posisi serupa karena jadwal pertandingan mereka berkaitan dengan stadion yang kini tengah dilanda sengketa.
Gillette Stadium di Foxborough, Boston, direncanakan menjadi lokasi pertandingan Timnas Inggris melawan Timnas Ghana pada 23 Juni 2026 serta laga Timnas Skotlandia kontra Timnas Haiti dan Timnas Maroko.
Perselisihan terkait pendanaan keamanan publik membuat pejabat setempat menolak mengeluarkan izin penting yang dibutuhkan untuk menggelar pertandingan di stadion tersebut.
Dewan di Foxborough menyatakan bahwa tanpa kepastian dana keselamatan publik, lisensi hiburan tidak akan diterbitkan sehingga seluruh pertandingan yang telah dijadwalkan dapat dibatalkan.
Anggota dewan Foxborough, Bill Yukna, menjelaskan besarnya beban pengamanan yang harus ditanggung selama turnamen berlangsung.
"Ini setara dengan tujuh Super Bowl di sini dan 39 hari liputan, yang bukan hal kecil dan tidak bisa dianggap sepele. Kami harus mengamankan fasilitas itu selama 39 hari berturut-turut," tegasnya dilansir Give Me Sport.
"Kedengarannya seolah-olah Foxborough menjadi pihak yang jahat di sini, tetapi kami sebenarnya tidak demikian. Yang kami lakukan hanyalah melindungi warga kami," bebernya.
Apabila izin tidak diberikan, rencana perjalanan ribuan pendukung yang telah membeli tiket dan memesan akomodasi untuk tujuh pertandingan di stadion berkapasitas 64.628 kursi itu akan terdampak.
FIFA sebagai penyelenggara harus menyiapkan lokasi alternatif apabila pembatalan benar-benar terjadi sehingga berpotensi menimbulkan persoalan logistik bagi panitia, peserta, dan suporter.
Masalah lain juga muncul di New Jersey setelah Fan Festival di Liberty State Park dibatalkan meski sebelumnya direncanakan berlangsung selama 39 hari pelaksanaan turnamen.
Pembatalan itu dikaitkan dengan perkiraan biaya mencapai 740.000 pound sterling atau sekitar Rp14,8 miliar per hari, sementara tiket laga pembuka di MetLife Stadium antara Meksiko dan Afrika Selatan telah lebih dulu dijual.
Pemerintah Jersey City dalam pernyataan resminya menyampaikan alasan penghentian agenda tersebut.
"Semakin jelas bahwa tidak ada cara yang layak dan hemat biaya untuk mengelola masuknya puluhan ribu penggemar ke Liberty State Park, sambil tetap mempertahankan akses bagi anggota komunitas Jersey City," tandasnya. (Rangga)