politics

Anies Baswedan Hadiri Rakernas Gerakan Rakyat, Tekankan Pentingnya Keadilan Ekologis

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jan 19, 2026
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (kanan) bersama Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid (kiri). (Foto: Instagram/aniesbaswedan)
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (kanan) bersama Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid (kiri). (Foto: Instagram/aniesbaswedan)

ThePhrase.id - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan sejumlah pesan strategis kepada Gerakan Rakyat saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama organisasi tersebut pada Sabtu (17/1) di Jakarta.

Dalam sambutannya, Anies menekankan pentingnya peran individu maupun organisasi dalam memperjuangkan keadilan ekologis, dalam menyoroti bencana banjir yang terjadi di Aceh-Sumatra pada akhir tahun 2025 lalu.

Secara individu, Anies mendorong setiap kader Gerakan Rakyat untuk mengambil peran aktif di lingkungan masing-masing, dengan memberi edukasi terhadap masyarakat soal keadilan ekologis.

“Jadilah mata dan telinga rakyat, jadilah rakyat yang memberi edukasi tentang lingkungan sekitar, (dan) jadilah individu-individu yang mempraktikkan hidup berkelanjutan. Minimal tiga ini bisa dikerjakan oleh anggota, aktivis, dan pengurus Gerakan Rakyat,” ujar Anies.

Sementara itu, dalam konteks keorganisasian, Anies menilai Gerakan Rakyat memiliki posisi strategis sebagai jembatan yang menghubungkan masyarakat terdampak bencana dengan dengan bantuan hukum, media, dan jaringan advokasi.

“Jangan biarkan mereka yang terdampak, berjuang sendirian tanpa didampingi. Secara organisasi, Gerakan Rakyat bisa melakukan itu,” imbuh Anies.

Anies Baswedan Hadiri Rakernas Gerakan Rakyat  Tekankan Pentingnya Keadilan Ekologis
Anies Baswedan bersama pengurus Gerakan Rakyat. (Foto: Instagram/aniesbaswedan)

Anies kemudian menekankan peran Gerakan Rakyat untuk melakukan pantauan kebijakan tata ruang di wilayah masing-masing. Menurutnya, pengawalan kebijakan menjadi hal penting, khususnya agar kawasan-kawasan lindung tidak dikorbankan atas kepentingan tertentu.

 Lebih lanjut, Anies mendorong Gerakan Rakyat untuk membangun koalisi yang luas dengan organisasi lingkungan, akademisi, hingga jurnalis agar organisasi tersebut kian membesar dan dapat menjangkau semua.

“Kalau bicara keadilan ekologis, semua tidak punya alasan moral untuk menolak. Lintas agama, lintas suku, bahkan lintas partai, ketika berbicara soal keadilan ekologis, semua akan bisa bersama,” tukasnya.

Menutup sambutannya, Anies menegaskan bahwa perjuangan tidak selalu harus dilakukan secara konfrontatif dan sensasional, melainkan dapat dikerjakan dengan advokasi yang cerdas, konstruktif, dan persuasif, namun tidak kompromistis.

Gerakan Rakyat jadi Partai Politik

Sebagai informasi, organisasi masyarakat Gerakan Rakyat menggelar Rakernas I 2026 pada Sabtu (17/1) hingga Minggu (18/1) di Jakarta. Dalam acara tersebut, organisasi tersebut mendeklarasikan diri sebagai partai politik.

Bersamaan dengan deklarasi itu, Gerakan Rakyat telah menentukan arah politiknya dengan mendukung Anies untuk menjadi Presiden RI, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mendatang.

Adapun Gerakan Rakyat menargetkan bahwa organisasi tersebut terdaftar secara resmi di Kementerian Hukum RI sebagai partai politik pada Februari 2026. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic