
ThePhrase.id - Kehadiran mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke acara halalbihalal Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, memantik diskusi publik.
Beberapa pihak menilai kehadiran Anies dalam acara tersebut sebagai upaya cinta lama bersemi kembali (CLBK), mengingat Anies dan putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono sempat menjadi bakal calon presiden dan wakil presiden dalam pilpres lalu.
Partai Demokrat lantas angkat suara dan menyebut Anies tidak diundang ke acara tersebut. Namun, tetap memperlakukan penggagas Indonesia Mengajar itu layaknya tamu pada umumnya.
Juru Bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, menyebut Islam sangat menganjurkan silaturahmi. Hal itu disampaikan sebagai respons atas pernyataan Partai Demokrat yang mengaku tidak mengundang Anies.
"Sebagaimana diketahui bahwa di dalam Islam silaturahmi adalah suatu amalan yang sangat dianjurkan," kata Sahrin kepada wartawan, Kamis (26/3).
Sahrin sepakat dengan pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron yang menyebut Idulfitri sebagai momentum silaturahmi, saat menanggapi kehadiran Anies.
"Saya kira Kang Hero (sapaan Herman Khaeron) Sekjen PD telah menyampaikan sebuah respons yang baik. Ini konteksnya adalah silaturahmi di tengah momen Idulfitri," ucapnya.
Dalam pernyataannya, Herman Khaeron menyebut kehadiran Anies tak pelak sebagai ajang silaturahmi dan saling memaafkan dalam suasana Lebaran.
"Di momentum Idulfitri tentu saat yang tepat bagi umat muslim untuk saling memaafkan dan mendoakan kebaikan. Begitu juga tentu dengan kehadiran Mas Anies di Cikeas," ucapnya.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Renanda Bachtar menyebut panitia halalbihalal tidak mengundang Anies Baswedan.
Kendati begitu, pihaknya mengaku tetap memperlakukan Anies dengan baik sebagaimana yang dilakukan kepada semua tamu yang hadir.
"Panitia tidak mengundang. Namun, layaknya tuan rumah yang baik, siapa pun yang datang, kami perlakukan dengan baik," kata Renanda kepada wartawan, Rabu (25/3).
Renanda juga menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan antara Anies, SBY, dan AHY dalam acara itu. Ketiganya, lanjut dia, hanya bersalaman.
"Tidak ada perbincangan. Hanya, ketika Anies datang dan menghampiri Mas AHY dan Pak SBY, mereka bersalaman. Itu saja," katanya. (M Hafid)