politics

Anies Sampaikan Program 40 Kota Setara Jakarta untuk Pemerataan Pembangunan

Penulis Rangga Bijak Aditya
Dec 27, 2023
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat hadiri acara diskusi di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (24/12/23). (Foto: Instargram/aniesbaswedan)
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat hadiri acara diskusi di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (24/12/23). (Foto: Instargram/aniesbaswedan)

ThePhrase.id - Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan sampaikan program membangun 40 kota setara Jakarta, sebagai salah satu upaya untuk pemerataan pembangunan, sehingga perekonomian tak hanya terpusat di kota-kota besar seperti Jakarta.

Program tersebut menjadi rencana yang akan dilakukan pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) karena adanya ketimpangan produk domestik regional bruto (PDRB) di tiap kota se-Indonesia.

“Kami memiliki data tentang PDRB tiap-tiap kota se-Indonesia dan menemukan ketimpangan,” ucap Anies saat hadiri acara Diskusi dan Kalibrasi Bersama Mahasiswa di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (24/12) dikutip Antaranews.

Dari ketimpangan tersebut, ditemukan kota dengan PDRB paling tinggi ialah Jakarta, sedangkan kota-kota lainnya lebih kecil, bahkan semakin kecil lagi di kota-kota yang berlokasi sangat jauh dari Jakarta seperti di daerah timur Indonesia.

Karena itu, menurut Anies program pembangunan 40 kota setara Jakarta menjadi strategi yang diperlukan agar pemerataan dalam pembangunan terwujud, sehingga kota tersebut memperoleh kemampuan ekonomi yang lebih mumpuni.

“Di situlah dibangun, apa? Fasilitasnya, transportasi umum, infrastruktur kegiatan usaha,” tandas Anies.

“Mana yang perlu ditingkatkan? Misalnya, Purwokerto, Cilacap, Tegal, Pekalongan. Demikian juga di Sulawesi Selatan, dan lainnya,” lanjutnya.

Pembangunan 40 Kota Setara Jakarta Tak dari Nol

Anies Sampaikan Program 40 Kota Setara Jakarta untuk Pemerataan Pembangunan
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat hadiri acara diskusi di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (24/12/23). (Foto: Instargram/aniesbaswedan)

Anies menjelaskan pembangunan 40 kota setara Jakarta nantinya tidak dibangun dari nol. Berbeda dari pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), program tersebut nantinya akan meningkatkan kota-kota yang sudah ada menjadi kota yang lebih maju serta dapat menggerakkan perekonomian di daerah sekitarnya.

“Bukan membuat lahan baru dan membangun dari nol,” ujar Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan urbanisasi, yakni perpindahan penduduk dari desa ke kota besar merupakan fenomena yang tidak dapat dicegah dan diprediksi akan semakin masif ke depannya, seperti penduduk luar Pulau Jawa yang pindah ke Jawa.

“Yang bisa dicegah, jangan sampai Jakartanisasi. Kalau kota-kota sekitar tumbuh berkembang, urbanisasi akan datang ke sana. Tidak harus pindah ke Jawa atau Jakarta,” papar Anies.

“Dan itu ada studinya. Dengan membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar. Dengan mendorong transportasi umum, distribusi air bersih, dan pengelolaan sampahnya. Supaya tidak mengulangi masalah di Jakarta,” tandasnya. (Rangga)

 
Related News

Popular News

 

News Topic