
ThePhrase.id – Setelah tren blush blindness dengan warna-warna yang intens memenuhi media sosial, kini muncul anti-blush. Tren makeup yang mengandalkan warna-warna lembut dan muted untuk memberikan dimensi pada wajah tanpa membuat pipi terlihat terlalu merona.
Tren ini mulai ramai dibicarakan di media sosial dan diprediksi menjadi salah satu tampilan makeup yang menonjol pada musim gugur dan dingin 2026. Makeup artist selebritas Brandy Allen bahkan menyebut warna anti-blush yang muted berpotensi banyak terlihat di red carpet musim tersebut. Menurutnya, warna dengan saturasi rendah dapat berfungsi sekaligus sebagai blush dan contour.
Lalu, seperti apa sebenarnya anti-blush?
Alih-alih menggunakan warna cerah yang langsung menarik perhatian ke pipi, anti-blush menggunakan warna netral seperti beige, taupe, mauve lembut, cokelat, hingga plum yang lebih dalam. Warna-warna tersebut dibuat menyatu dengan kulit sehingga memberikan kesan hangat dan berdimensi, tetapi tetap terlihat natural.
Sebenarnya tren ini sempat viral di akhir 2025 dengan nama “sad blush”. Tren tersebut menggunakan blush bernuansa beige dan nude sebagai alternatif dari warna pink, merah, dan berry yang mendominasi tren makeup sebelumnya. Hasil akhirnya adalah pipi yang terlihat lebih halus dan menyatu dengan complexion.
Tren anti-blush menjadi reaksi terhadap “blush blindness”, istilah yang digunakan untuk menggambarkan penggunaan blush secara berlebihan hingga warnanya menjadi sangat mencolok. Setelah didominasi makeup yang mencolok, anti-blush menjadi tren segar yang sederhana. Meski begitu look ini tetap terlihat elegan dan manis.
Cara mengaplikasikannya pun sedikit berbeda, anti-blush lebih diarahkan sepanjang tulang pipi seperti ketika menggunakan contour. Tujuannya bukan menciptakan rona yang terlihat jelas, melainkan memberikan sedikit warna sekaligus membentuk dimensi wajah.
Pemilihan warna juga dapat disesuaikan dengan warna kulit. Untuk kulit terang, warna nude pink dan beige lembut bisa menjadi pilihan. Kulit medium dapat menggunakan warna hazelnut atau mauve yang lebih muted, sementara kulit lebih gelap dapat mencoba plum pekat atau cokelat.
Menariknya, tren ini tidak benar-benar berarti blush akan menghilang. Vogue sebelumnya mencatat bahwa blush telah berkembang menjadi salah satu elemen penting dalam makeup, bukan hanya untuk memberikan warna, tetapi juga membentuk, mengangkat, dan memberikan dimensi pada wajah.
Jadi, anti-blush lebih tepat dilihat sebagai perubahan cara memakai blush. Dari pipi yang sengaja dibuat merona dan menjadi pusat perhatian, tren makeup 2026 mulai bergerak ke warna yang lebih samar, menyatu dengan kulit, dan memberikan efek seperti bayangan alami pada wajah. (Syifa)