lifestyle

Anti Ribet dan Lebih Personal! Ini Tren Pernikahan ala Gen Z

Penulis Ashila Syifaa
Jan 31, 2026
Ilustrasi pernikahan. (Foto: Freepik.com)
Ilustrasi pernikahan. (Foto: Freepik.com)

ThePhrase.id - Tren pernikahan terus berkembang dari tahun ke tahun, melahirkan beragam tradisi baru yang semakin unik dan personal. Memasuki 2026, gen Z menjadi salah satu pelaku utama dalam perencanaan pernikahan, dengan pendekatan yang lebih fleksibel, ekspresif, dan sarat makna. 

Dari konsep intimate wedding hingga experimental wedding, gen Z membawa angin segar ke dalam dunia pernikahan. Bukan sekadar mengikuti tren, pilihan ini mencerminkan cara pandang generasi muda terhadap komitmen, nilai hidup, dan kebahagiaan. Di tengah kondisi ekonomi yang tak menentu, konsep intimate wedding pun menjadi salah satu pilihan favorit karena dinilai lebih realistis, personal, tetapi tetap bermakna.

Selain intimate wedding, ada berbagai tren pernikahan ala gen Z yang bisa menjadi inspirasi bagi kamu yang tengah merencanakan hari bahagia. Mulai dari konsep yang simpel hingga ide-ide kreatif yang anti ribet, tren ini menawarkan perayaan pernikahan yang tetap stylish, personal, dan sarat makna.

 1. “Anti-Wedding" Wedding

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah “anti-wedding” mulai dikenal sebagai konsep pernikahan yang tidak mengikuti tatanan atau pakem pernikahan tradisional. Konsep ini memberi kebebasan penuh kepada pasangan untuk merancang acara sesuai keinginan dan selera pribadi, terutama bagi mereka yang memilih menolak norma pernikahan konvensional.

Pernikahan anti-wedding dapat diterapkan dalam berbagai aspek acara, mulai dari pilihan busana hingga palet warna. Misalnya, pengantin memilih mengenakan sneakers alih-alih heels atau sepatu formal, hingga meninggalkan warna cerah yang sering digunakan dan menggantinya dengan gaun hitam bergaya grunge yang lebih merepresentasikan karakter diri.

Fenomena ini juga didorong oleh tren gen Z yang mulai meninggalkan tradisi pernikahan yang umum dilakukan di Indonesia. Sebagian memilih menikah di tempat nonkonvensional, seperti warung kopi atau Kantor Urusan Agama (KUA), dengan konsep acara yang sederhana, intimate, dan lebih menekankan pada makna daripada kemewahan.

2. Venue dan Dekorasi yang Artisik

Gen Z dikenal lebih berani bereksperimen dalam mengekspresikan diri. Dalam konteks pernikahan, keberanian ini tercermin pada pilihan venue, permainan warna, hingga konsep dekorasi yang tak jarang menabrak pakem konvensional.

Pemilihan venue pernikahan kini tak lagi harus selalu di ballroom. Beragam alternatif venue seperti kafe, vila, restoran, hingga taman semakin diminati karena dapat disesuaikan dengan konsep acara yang diinginkan. Pada umumnya, Gen Z memilih venue dengan dekorasi yang sudah memadai atau memiliki tampilan estetik, sehingga kebutuhan dekor tambahan dapat ditekan dan biaya pernikahan menjadi lebih efisien.

Selain itu, pemilhan warna juga mulai menjauhi warna-warna tradisional dalam pernikahan. Bahkan sekarang terdapat pilihan janur kuning yang warnanya dapat dimodifikasi sesuai dengan selera. Kini banyak dekorasi pernikahan yang menggunakan warna cerah dan mencolok seperti Electric Blue, Terracotta, hingga Digital Lavender.

3. Guest-Centric Experience

Selain memperhatikan detail acara agar nyaman, Gen Z juga meletakan perhatian besar terhadap pengalaman tamu. Bagi mereka acara pernikahan bukan sekadar prosesi sakral, tetapi juga tentang bagaimana tamu merasa nyaman, terlibat, dan menikmati acara secara utuh.

Konsep guest-centric experience pun menjadi tren yang menonjol, terutama dalam experimental wedding, dengan menghadirkan pengalaman yang lebih interaktif, personal, dan berkesan.

Konsep ini menghadirkan pengalaman yang lebih interaktif dan berkesan, dengan berbagai elemen kreatif seperti audio guest book, perfume bar, live illustrator, hingga DJ booth yang menciptakan suasana santai dan menyenangkan.

Tren ini biasanya dilengkapi dengan mingle party, di mana pengantin berinteraksi langsung dengan tamu secara lebih personal. Pendekatan ini membuat pernikahan terasa lebih hangat, intimate, dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap tamu yang hadir. [Syifaa]

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic