
ThePhrase.id – Belakangan ini, istilah bebot makeup menjadi salah satu tren kecantikan yang ramai di media sosial, terutama di TikTok. Gaya makeup ini terinspirasi dari estetika kecantikan awal tahun 2000-an di Filipina dengan ciri alis tipis, eyeshadow shimmer lembut, kulit tampak halus, serta bibir glossy yang memberi kesan percaya diri.
Secara makna, “bebot” merupakan slang populer di Filipina sejak era 1980-an untuk menyebut perempuan yang menarik. Istilah ini semakin dikenal luas setelah lagu “Bebot” milik grup Black Eyed Peas dirilis pada 2006 oleh anggota berdarah Filipina, Apl.de.Ap. Popularitas lagu tersebut turut memengaruhi gaya visual, termasuk makeup dan fashion generasi muda saat itu.
Menurut Lifestyle Asia, bebot makeup bukan sekadar tren Y2K biasa karena juga membawa nuansa budaya dan sejarah. Elemen seperti alis tipis yang dibentuk tegas, eyeshadow shimmer yang halus, foundation matte, serta lip gloss ikonis dipadukan untuk menciptakan tampilan yang menonjol tanpa terlihat berlebihan.
Sejumlah makeup artist dan kreator konten yang membagikan tutorial bebot di media sosial menilai bahwa gaya ini tidak berfokus pada banyaknya produk yang digunakan. Penekanan utamanya justru pada sikap percaya diri dan cara makeup mengekspresikan diri, selaras dengan energi estetika Filipina yang kini kembali populer.
“Bebot adalah ekspresi energi dan keberanian, bukan sekadar makeup tetapi cara merayakan diri sendiri,” demikian gambaran yang kerap disampaikan para kreator dalam konten mereka tentang tren ini.
Tak hanya populer di Filipina, tren bebot makeup juga diikuti kreator dari berbagai negara dan ramai dibagikan di platform seperti Instagram. Beragam video transformasi hingga tutorial lengkap menunjukkan bagaimana gaya riasan masa lalu dapat kembali relevan dan menjadi bagian dari percakapan kecantikan global saat ini.
Untuk mendapatkan tampilan bebot yang khas, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diikuti.
[Syifaa]