lifestyleBeauty

Apa Itu Transition Blush? Tren Makeup Viral dengan Hasil yang Lebih Menyatu dan Natural

Penulis Ashila Syifaa
Jun 28, 2026
Ilustrasi transition blush. (Foto: Imstagram/patricta)
Ilustrasi transition blush. (Foto: Imstagram/patricta)

ThePhrase.id - Belakangan ini, dunia kecantikan sempat diramaikan dengan tren transition blush. Teknik make up ini dapat membuat hasil blush terlihat lebih halus, natural, dan menyatu dengan complexion.

Berbeda dengan pemakaian blush pada umumnya yang hanya berfokus di area pipi, transition blush mengutamakan gradasi warna agar tidak ada batas yang terlalu tegas antara concealer, blush, dan area wajah lainnya. Lantas, apa sebenarnya transition blush?

Transition blush adalah teknik mengaplikasikan blush untuk menciptakan transisi warna yang lembut antara area bawah mata dan pipi. Tujuannya adalah menghilangkan kesan garis yang terputus antara concealer dan blush sehingga keseluruhan makeup terlihat lebih seamless

Alih-alih hanya memberi warna pada apel pipi, teknik ini membaurkan blush sedikit lebih ke atas hingga mendekati area bawah mata. Hasilnya, rona wajah tampak lebih alami, seolah berasal dari kulit, bukan sekadar produk yang diaplikasikan di atas foundation.

Teknik ini juga dinilai mampu membuat complexion terlihat lebih segar, memberikan dimensi pada wajah, sekaligus menghasilkan tampilan yang lebih halus saat difoto maupun dilihat secara langsung.

Meksi sedang viral, sebenarnya konsep membaurkan blush agar menyatu dengan complexion bukanlah hal baru. Para makeup artist telah lama menggunakan teknik layering dan blending untuk menciptakan hasil makeup yang lebih natural.

Cara Mengaplikasikan Transition Blush

Untuk mendapatkan efek transition blush, kuncinya ada pada proses membaurkan warna secara bertahap, bukan mengaplikasikan blush dalam satu titik saja.

  • Aplikasikan foundation dan concealer seperti biasa.
  • Tambahkan blush pada bagian atas pipi, lalu baurkan perlahan ke arah bawah mata tanpa menutupi seluruh area concealer.
  • Gunakan kuas atau spons untuk menyamarkan batas antara concealer dan blush hingga terlihat menyatu.
  • Jika ingin warna lebih berdimensi, tambahkan sedikit blush pada lapisan kedua, lalu baurkan kembali hingga membentuk gradasi yang halus.

Teknik ini dapat dilakukan dengan cream, liquid, maupun powder blush, hal yang perlu diperhatikan adalah cara blending yang harus dilakukan secara perlahan.

Transition blush cocok untuk hampir semua bentuk wajah dan jenis makeup. Teknik ini terutama diminati oleh mereka yang menyukai tampilan clean makeup, soft glam, hingga no makeup makeup look.

Selain membuat wajah tampak lebih segar, transition blush juga membantu menghasilkan efek pipi yang lebih natural tanpa terlihat seperti ada blok warna yang kontras.

Transition blush bukan sekadar tren baru, melainkan teknik aplikasi blush yang berfokus pada gradasi warna agar makeup terlihat lebih menyatu. Dengan membaurkan blush hingga area bawah mata, hasil akhirnya tampak lebih lembut, natural, dan memberikan efek wajah yang segar. [Syifaa]

 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic