lifestyleCoffee

Apa yang Terjadi Pada Ginjal Bagi Pecinta Kopi? Ini Penjelasannya!

Penulis Firda Ayu
Aug 29, 2026
Ilustrasi meminum kopi (Foto: magnific.com/lookstudio)
Ilustrasi meminum kopi (Foto: magnific.com/lookstudio)

ThePhrase.id – Kopi bisa menjadi teman untuk memulai hari atau sekadar menemani aktivitas, tapi apa sebenarnya yang terjadi pada ginjal ketika kita minum kopi?

Efek kopi yang membuat tubuh segar membuat kopi kerap dikaitkan dengan kesehatan ginjal. Kabar baiknya, kopi tidak secara otomatis merusak ginjal, terutama bagi orang yang mengonsumsinya dalam jumlah wajar dan memiliki fungsi ginjal normal.

Dokter Nefrologi bernama Jeremia yang punya akun @dok.jere menjelaskan bahwa penyakit ginjal kronis tidak terjadi secara mendadak hanya karena satu jenis minuman, melainkan akibat kerusakan ginjal yang berlangsung dalam waktu lama.

“Kopi susu sendiri bukanlah racun bagi ginjal orang sehat,” jelas dokter Jeremia.

Kopi mengandung kafein yang bersifat diuretik ringan. Artinya, kafein dapat membuat frekuensi buang air kecil meningkat, tetapi efek tersebut tidak sama dengan kondisi yang merusak ginjal. Bahkan, sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi kopi dalam jumlah moderat dapat dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah terhadap beberapa kondisi yang berhubungan dengan kesehatan ginjal.

Selain kafein, kopi juga mengandung senyawa bioaktif seperti asam klorogenat dan antioksidan. Senyawa tersebut disebut mampu membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan, serta mendukung sensitivitas insulin sehingga risiko diabetes tipe 2 berkurang. Hal ini penting karena diabetes merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.

Meski begitu, bukan berarti semakin banyak kopi semakin baik. Jumlah dan jenis kopi yang dikonsumsi tetap perlu diperhatikan. 

Hellosehat menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang sudah memiliki masalah ginjal:

  • Jumlah kopi: Satu cangkir kopi hitam mengandung sekitar 116 miligram kalium. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, asupan kalium dari kopi juga dapat meningkat. Kandungan kalium ini perlu diperhatikan terutama pada orang dengan penyakit ginjal tertentu. Sementara bagi orang dengan fungsi ginjal normal, konsumsi kopi sekitar 1–3 cangkir per hari umumnya masih tergolong aman.
  • Kafein: Kafein dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dalam waktu singkat. Pada orang dengan kondisi tertentu, hal ini perlu diperhatikan karena tekanan darah tinggi dapat memengaruhi kesehatan ginjal.
  • Tambahan gula dan krimer: Ini menjadi perhatian khusus pada kopi susu kekinian. Dokter Jere menyebut satu gelas kopi susu kemasan bisa mengandung 20–40 gram gula atau lebih. Jika dikonsumsi berlebihan, asupan gula tinggi dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes yang kemudian dapat berdampak pada ginjal.
  • Asupan air putih: Jangan sampai kebiasaan minum kopi membuat konsumsi air putih berkurang. Meski kopi merupakan asupan cair, namun asupan air putih harian yang cukup juga dibutuhkan untuk kesehatan ginjal.

Bagi orang yang sudah memiliki penyakit ginjal, aturan minum kopi juga bisa berbeda. Kandungan kafein, kalium, fosfor dari susu atau krimer, hingga jumlah cairan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Karena itu, pasien penyakit ginjal sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai jumlah kopi yang aman dikonsumsi.

Jadi, pecinta kopi tidak perlu langsung khawatir ginjal rusak hanya karena minum kopi. Yang penting adalah memperhatikan jumlah, kandungan gula dan bahan tambahan, serta tetap menjaga pola hidup sehat dan minum air putih yang cukup. [fa]

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic