sportTimnas Indonesia

Aroma Spanyol dalam Timnas Irak, Casas Janjikan Kerja Keras Lawan Indonesia

Penulis Ahmad Haidir
Nov 16, 2023
Timnas Irak ditangani pelatih asal Spanyol, Jesus Casas, dan bertekad kerja keras saat lawan Indonesia, Kamis (16/11/2023) nanti malam (Foto: Shafaq News)
Timnas Irak ditangani pelatih asal Spanyol, Jesus Casas, dan bertekad kerja keras saat lawan Indonesia, Kamis (16/11/2023) nanti malam (Foto: Shafaq News)

Thephrase.id - Timnas Irak ditangani pelatih asal Spanyol. Namanya Jesus Casas, sosok yang lahir di Madrid pada 23 Oktober 1973. Aroma skuad nasional “Negeri Seribu Satu Malam” itupun akan berasa Spanyol.


Penting untuk mengetahui apa yang ada dalam otak Casas. Sebab, ia yang merancang taktik dan strategi demi Irak bisa mengalahkan Indonesia. Jesus Cacas Garcia, begitulah nama lengkap dari pelatih Timnas Irak. Sebelum menjadi pelatih, ia adalah pemain sepak bola seperti kebanyakan lainnya.


Ia mengawali karier sebagai pemain Balon de Cuz pada 1992, setahun kemudian pindah ke Cadiz B. Selanjutnya memperkuat Sanluqueno, Jerez Industrial, Chiclana, dan Puerto Real.


Ia pensiun dari lapangan pada 2003 di usia yang masih relatif muda, yaitu 30 tahun. Casas kali terakhir jadi pemain di Puerto Real. Setelah itu menapak karier di dunia kepelatihan.


Karier kepelatihannya diawali di Cadiz sebagai tenaga pelatih tim usia muda pada 2003. Kemudian naik jadi asisten pelatih Cadiz B, hingga menjadi pelatih kepala Cadiz B pada 2008-2009.


Setelah itu pindah ke Deportes Romero sebagai pelatih kepala pada 2010. Selanjutnya menjadi pelatih di Conil pada 2012-2013 dan Tim usia muda Balon de Cadiz 2013-2014.


Ia kemudian merantau ke Inggris dengan menerima tawaran sebagai asisten manajer di Watford. Casas menjadi pembantu buat manajer asal Spanyol, Javi Garcia.


Namun perannya hanya bertahan setahun pada 2018, karena ia memilih menerima tawaran sebagai asisten pelatih Timnas Spanyol. Ia menjadi pelayan buat pelatih kepala ‘Skuad Matador’.

Cukup lama Casas bekerja sebagai asisten pelatih di Timnas Spanyol, yaitu 2018-2022. Setidaknya ada tiga pelatih yang dilayani karena kerap berganti, yaitu Fernando Hierro, Luis Enrique, dan Robert Moreno.


Casas baru berhenti jadi asisten pelatih Timnas Spanyol, setelah kursi pelatih kepala ditempati Luis de la Fuente. Casas tidak masuk dalam gerbong tim kepelatihan yang diinginkan pelatih kepala.


Namun pekerjaan baru datang tidak berselang lama. Federasi Sepak Bola Irak mengajukan tawaran dan Casas bersedia memenuhinya mulai 2022 hingga sekarang masih aktif.


Komentar Jelang Irak Vs Indonesia

Dalam jumpa pers jelang pertandingan Irak vs Indonesia, Rabu kemarin, Casas mengatakan kedua tim memiliki kemiripan. Pastinya Irak sudah mempelajari gaya bermain Indonesia.


“Irak dan Indonesia punya karakteristik yang sama, terutama kepemilikan pemain profesional yang bermain di Eropa. Di samping itu kedua tim juga sama-sama meningkat kinerjanya di lapangan,” kata Casas.


Namun Casas tidak berani sesumbar akankah Irak mampu dengan mudah mengalahkan Indonesia. Kendati bermain di kandang dengan penjualan tiket yang sudah ludes, yaitu 60 ribu lembar di Stadion Internasional Basra.


“Saya tidak menjanjikan apapun dan kepada siapapun. Sebab, hasil tidak bergantung dari diri saya sendiri,” kata Casas.


“Ada elemen lain yang berperan dalam tim. Namun saya berjanji akan bekerja keras, begitu pula para pemain,” Casas, menambahkan.


Lantas bagaimana hasil pertandingan Irak vs Indonesia nanti di lapangan? Kita tunggu saja kabar dari Basra, Kamis nanti malam mulai pukul 21.45 WIB. 

 
Related News
Popular News
 

News Topic