sportLiga Champions

Arsenal ke Final Liga Champions Tanpa Kalah, Saatnya Wujudkan Mimpi Ganda Kawinkan Gelar dengan Premier League

Penulis Ahmad Haidir
May 07, 2026
Arsenal berpeluang mengawinkan gelar Premier League dan Liga Champions. Foto X Arsenal.
Arsenal berpeluang mengawinkan gelar Premier League dan Liga Champions. Foto X Arsenal.

Thephrase.id - Arsenal melangkah ke final Liga Champions 2025-2026 dengan catatan tak terkalahkan yang panjang, meski sorotan publik sepanjang musim ini lebih banyak tertuju pada upaya The Gunners mengakhiri penantian gelar Premier League yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade.

Perjalanan menuju partai puncak itu terasa seperti berjalan di bawah radar karena tekanan besar di kompetisi domestik membuat performa impresif Arsenal di Eropa tidak sepenuhnya mendapatkan perhatian yang setara.

Gol sederhana Bukayo Saka di babak pertama menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Liga Champions pada Rabu, 6 Maret 2026dini hari WIB, yang sekaligus memastikan keunggulan agregat 2-1 bagi tim asal London tersebut.

Penampilan Arsenal di laga itu memang tidak sepenuhnya menonjol, akan tetapi sepanjang musim ini The Gunners justru kerap menunjukkan performa paling solid saat bermain di kompetisi Eropa.

Status sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Champions musim ini semakin menegaskan konsistensi mereka setelah melewati lawan-lawan kuat seperti Bayern Munchen, Inter Milan, dan Sporting CP.

Keinginan besar untuk menjuarai kompetisi domestik tetap terasa kuat, apalagi setelah pesaing utama kehilangan poin, tetapi di saat yang sama Arsenal tampil efisien dan jarang berada dalam tekanan berarti di panggung Eropa.

"Kami tidak bisa meremehkan apa yang telah kami lakukan di kompetisi ini sampai titik ini," tegas gelandang Arsenal, Declan Rice kepada Amazon Prime dilansir BBC.

"Kami berhak merayakan momen tersebut karena ini adalah kompetisi paling bergengsi di sepak bola klub dan kami hanya ingin menikmatinya," bebernya.

"Kami tahu apa yang dipertaruhkan dan jika tidak bisa termotivasi untuk laga seperti ini, maka tidak akan bisa untuk pertandingan lainnya," lanjutnya.

"Saat kami unggul 1-0, saya tahu kami akan menang karena saya merasakan sesuatu yang spesial sedang terbentuk," sambung Rice.

Atmosfer di stadion turut memainkan peran penting setelah para pendukung menyambut bus Arsenal dengan flare dan nyanyian yang menciptakan energi besar sejak awal pertandingan hingga akhir laga.

"Kami kembali mencetak sejarah bersama dan saya tidak bisa lebih bahagia serta bangga terhadap semua orang yang terlibat di klub ini," ungkap manajer Arsenal, Mikel Arteta.

"Cara kami disambut di luar stadion terasa spesial dan unik, sementara atmosfer di dalam memberikan energi yang luar biasa dan saya belum pernah merasakan hal seperti itu sebelumnya," sambungnya.

"Kami tahu betapa pentingnya momen ini dan para pemain melakukan pekerjaan luar biasa sehingga setelah 20 tahun kami kembali ke final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam sejarah," tandasnya.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic