sportLiga Inggris

Awal Musim Mimpi Buruk Manchester United, Michael Carrick Tetap Tenang di Tengah Tekanan

Penulis Ahmad Haidir
Aug 23, 2026
Manajer Manchester United, Michael Carrick, tetap tenang meski timnya menelan kekalahan. Foto X Manchester United.
Manajer Manchester United, Michael Carrick, tetap tenang meski timnya menelan kekalahan. Foto X Manchester United.

Thephrase.id - Manchester United mengawali musim baru Premier League dengan hasil mengecewakan setelah takluk 0-2 dari Hull City di MKM Stadium, Hull, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Hasil tersebut juga mencatatkan sejarah karena Hull City akhirnya meraih kemenangan pertama atas Manchester United sejak kedua tim terakhir bertemu di Second Division pada 1974, sekaligus menjadi kemenangan perdana di Premier League.

Kekecewaan pendukung Manchester United semakin terasa ketika pengumuman di stadion menyebutkan dua kereta menuju Manchester dari stasiun pusat kota mengalami pembatalan pada pertengahan babak kedua, yang kemudian disambut sorakan suporter tuan rumah.

"Anda seharusnya naik taksi," nyanyi pendukung Hull City kepada sekitar 2.400 suporter Manchester United yang datang memberikan dukungan kepada tim kesayangan mereka.

Mantan penyerang Manchester United, Wayne Rooney, menilai tim asuhan Michael Carrick itu tidak mampu menciptakan cukup banyak peluang sepanjang pertandingan dan kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan utama yang terlihat dalam kekalahan tersebut.

"Mereka tidak banyak menciptakan peluang, dan itu merupakan kekhawatiran terbesar, ketika menghadapi tim promosi, pertandingan selalu sulit, terutama pada laga tandang pertama musim ini, tetapi Manchester United terlihat tidak siap menghadapinya," ujar Rooney dilansir BBC.

Sementara itu, mantan penyerang Newcastle United, Alan Shearer, melihat persoalan Manchester United dari sisi kebugaran karena menurutnya para pemain belum menunjukkan kemampuan untuk mempertahankan permainan dengan intensitas tinggi selama 90 menit.

"Saya belum melihat Manchester United pada pramusim, tetapi saya melihat mereka dalam pertandingan ini dan mereka tidak terlihat bugar serta tidak tampak siap bermain selama 90 menit dengan sepak bola yang intens, tekanan tinggi, dan energi besar," kata Shearer.

Di luar persoalan tersebut, Manchester United juga kembali mendapat sorotan karena kesulitan menghadapi lawan yang menggunakan wing-back. Situasi ini sebelumnya terlihat ketika mereka menghadapi AC Milan pada pekan lalu dan kembali muncul saat melawan Hull City.

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, menilai timnya harus memperbaiki cara melakukan pressing karena lawan terlalu mudah mendapatkan penguasaan bola, termasuk ketika kiper Hull City memiliki waktu dan ruang yang cukup untuk mengembangkan permainan dari belakang.

"Kami melakukan kesalahan yang sama seperti musim lalu di setiap pertandingan tandang, kami memberikan terlalu banyak bola kepada mereka," ucap Bruno.

"Dalam 20 menit pertama kiper mereka lebih banyak menyentuh bola dan memiliki terlalu banyak waktu, kami harus melakukan pressing sedikit lebih baik, lebih agresif, serta bekerja lebih keras dalam situasi bola mati agar lebih agresif dan berusaha tidak kebobolan gol-gol seperti ini," lanjutnya.

Masalah bola mati memang menjadi salah satu aspek yang telah diperhatikan Hull City sebelum pertandingan. Pelatih Sergej Jakirovic mengungkapkan bahwa situasi tersebut menjadi bagian dari persiapan timnya untuk menghadapi Manchester United.

Carrick memilih mempertahankan sikap tenang ketika menghadapi pertanyaan mengenai kekalahan tersebut dan menegaskan bahwa hasil buruk di Hull City tidak akan mengubah cara dirinya menjalankan tugas sebagai manajer Manchester United.

"Ini hanya satu pertandingan, kami kecewa karena tidak menang, tidak lebih dari itu dan tidak kurang dari itu, kami harus menerimanya dan kembali dengan lebih kuat," tegas Carrick.

"Saya berbicara kepada Anda dengan cukup tenang, tetapi bukan berarti saya sebenarnya tenang di dalam dan menikmati hari ini, tentu tidak seperti itu, percayalah, di dalam diri kami terluka, tetapi bukan berarti kami semua harus berteriak dan menciptakan kekacauan, ketenangan bukan berarti tidak ada emosi di dalamnya," sambung Carrick.

Manchester United selanjutnya akan menghadapi Ipswich Town di Old Trafford pada Minggu, 30 Agustus 2026, setelah sebelumnya Carrick menilai anggapan bahwa timnya mendapatkan jadwal awal musim yang mudah sebagai sesuatu yang "konyol".

"Saya tahu banyak hal terjadi di luar klub sepak bola kami, saya memahami hal tersebut dan saya juga memahami tanggung jawab yang saya miliki, saya mengerti, kami kalah hari ini dan ada pertanyaan yang harus dijawab, tetapi itu tidak berarti semuanya salah dan itu juga tidak membuat saya melakukan berbagai hal secara berbeda," tandas Carrick. 

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic