lifestyleCoffee

Bahaya! Ini Efek Konsumsi Obat Setelah Minum Kopi

Penulis Firda Ayu
Dec 18, 2023
Efek konsumsi obat setelah minum kopi (Foto: Canva/towfiqu barbhuiya & Kzara Visual)
Efek konsumsi obat setelah minum kopi (Foto: Canva/towfiqu barbhuiya & Kzara Visual)

ThePhrase.id - Dengan popularitas kopi yang semakin naik, kebanyakan orang merasa minum kopi menjadi kebiasaan harian yang tidak dapat dilewatkan. Namun, apa jadinya jika kita sedang sakit dan perlu mengonsumsi obat?

Bolehkah kita mengonsumsi obat pasca minum kopi? Cek faktanya berikut ini.

Hellosehat menyebut bahwa kebanyakan jenis obat tidak boleh dicampur secara bersamaan dengan zat lain, salah satunya kafein maupun tannin yang ada dalam kopi. Oleh karena itu, konsumsi obat sesaat setelah mengonsumsi kopi tidak disarankan dengan jeda setidaknya tiga jam hingga lima jam setelah minum kopi. 

Interaksi antara kopi dan obat bisa mengakibatkan berbagai efek samping dan memengaruhi kerja obat maupun efektivitasnya. Seperti halnya konsumsi alkohol dengan obat, konsumsi kopi juga memiliki dampak negatif. 

Apa saja efek tersebut? Simak informasinya dilansir Hellosehat.

1. Meningkatkan kadar kafein dalam tubuh

Pemecahan kadar kafein dalam tubuh pasca meminum kopi dapat berlangsung 5-10 jam setelah kopi dikonsumsi. Oleh karena itu, konsumsi beberapa jenis obat justru dapat menghambat proses pemecahan kafein ini.

Akibatnya, kadar kafein dalam darah akan menumpuk sehingga dapat menyebabkan berbagai efek samping mulai dari sakit kepala, mudah marah, tremor, hingga gelisah. Berikut beberapa jenis obat yang dapat menghambat pemecahan kafein menurut hellosehat:

  • Antibiotik
  • Cimetidine
  • Pil KB estrogen
  • Disulfiram
  • Fluvoxamine
  • Fluconazole
  • Mexiletine
  • Metformin
  • Phenothiazine

2. Meningkatkan efek samping obat

Mengonsumsi obat setelah minum kopi dapat menyebabkan efek samping obat semakin berat. Hal ini berlaku apabila obat tersebut memiliki efek stimulan yang mirip dengan kafein kopi. Apabila efek stimulan berlebih, efeknya mirip dengan kadar kafein yang terlalu banyak, yaitu cemas, bergetar, insomnia, sakit kepala, dada berdebar, keringat berlebih, hingga nyeri dada.

Beberapa jenis obat stimulan yang sebaiknya tidak dikonsumsi setelah minum kopi, di antaranya obat batuk dengan kandungan pseudoephedrine, methylphenidate, dan obat asma theophylline. Kafein juga dapat menghambat pembekuan darah sehingga konsumsi obat pengencer darah dapat berisiko perdarahan dan memar.

Tak hanya itu, kafein juga dapat menghambat pemecahan kandungan obat clozapine, riluzole, dan flutamide dalam tubuh sehingga mengakibatkan efek samping obat makin intens.

3. Mengurangi efektivitas obat

Bahaya  Ini Efek Konsumsi Obat Setelah Minum Kopi
(Foto: Pixabay/arifarca)

Kafein dalam kopi dapat memiliki cara kerja yang berlawanan dengan obat yang dikonsumsi. Kafein yang bersifat stimulan bisa mengaktifkan sistem saraf pusat, sementara ada beberapa jenis obat yang dapat menekan saraf pusat.

Jenis obat ini biasanya memberikan efek tenang, memicu kantuk, melemaskan otot, hingga menstabilkan mood. Konsumsi jenis obat ini sesudah minum kopi dapat mengganggu efek maupun manfaat obat. Beberapa jenis obat penekan saraf pusat tersebut di antaranya, phenobarbital, alprazolam, diazepam, dan lorazepam. 

4. Menganggu penyerapan obat

Bagi penderita anemia, pendarahan, maupun penyerapan zat besi yang perlu mengonsumsi jenis obat ini, disarankan untuk tidak mengonsmsinya pasca bersamaan dengan kopi. Hal ini karena kandungan kafein, chlorogenic acid, hingga tannin pada kopi dapat mengikat dan menghambat penyerapan zat besi.

Gangguan penyerapan obat ini menyebabkan manfaat obat tidak bisa diserap tubuh secara optimal sehingga pemulihan penyakit akan semakin lama. 

Apabila harus mengonsumsi obat terutama apabila harus dikonsumsi di pagi hari, cobalah untuk menunda konsumsi kopi saat pagi. Namun, apabila harus mengonsumsi lebih dari satu obat, maka lebih baik dikonsultasikan ke dokter. Tanyakan mengenai bagaimana cara menyeimbangkan konsumsi obat dengan kopi, terutama jika mengalami efek samping seperti gelisah, insomnia, maupun jantung berdebar-debar. [fa]

 
Related News

Popular News

 

News Topic