sport

Baku Hantam di Skuad Real Madrid: Ribut dengan Aurelien Tchouameni, Federico Valverde Dilarikan ke Rumah Sakit

Penulis Ahmad Haidir
May 08, 2026
Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni dilaporkan terlibat bentrokan di pusat latihan Real Madrid. Foto Instagram Aurelien Tchouameni.
Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni dilaporkan terlibat bentrokan di pusat latihan Real Madrid. Foto Instagram Aurelien Tchouameni.

Thephrase.id - Musim yang berjalan tanpa gelar membuat suasana di internal Real Madrid semakin panas. Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni dilaporkan terlibat bentrokan di pusat latihan klub pada Kamis, 7 Mei 2026 waktu setempat hanya tiga hari sebelum duel El Clasico melawan Barcelona.

Laporan yang pertama kali muncul menyebut ketegangan itu berawal dari insiden dalam sesi latihan sehari sebelumnya. Perselisihan kembali berlanjut di ruang ganti, dengan beberapa sumber menyebut Valverde sempat menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit setelah mengalami luka di bagian kepala.

Situasi tersebut disebut membuat manajemen Real Madrid geram karena terjadi di tengah tekanan besar menjelang pertandingan penting di Camp Nou. Apalagi Barcelona berpeluang mengunci gelar La Liga apabila mampu menghindari kekalahan dari rival abadinya itu.

Beberapa sumber menyebut insiden terbaru dipicu tekel keras Valverde kepada Tchouameni dalam latihan. Lalu ketegangan terbawa hingga ke ruang ganti setelah sesi selesai ketika keduanya kembali terlibat adu argumen yang kemudian berubah menjadi keributan fisik.

Dalam momen tersebut Valverde disebut terjatuh dan kepalanya membentur meja di ruang ganti sehingga pemain asal Uruguay itu harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebelum akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah.

Real Madrid dikabarkan sudah mengonfirmasi adanya konfrontasi kedua yang terjadi pada Kamis (7/5). Tetapi hingga kini belum ada kejelasan mengenai bentuk sanksi internal yang mungkin dijatuhkan kepada kedua pemain tersebut.

Ketegangan di tubuh Real Madrid bukan kali pertama terjadi musim ini setelah sebelumnya Antonio Rudiger juga sempat terlibat pertengkaran panas dengan rekan setim di pusat latihan klub. Sementara Kylian Mbappe beberapa waktu lalu dilaporkan berselisih dengan salah satu staf saat sesi latihan sebelum laga kontra Real Betis.

Valverde buka suara lewat suatu pernyataan panjang dengan menjelaskan bahwa insiden itu dipengaruhi kelelahan kompetisi dan tekanan besar yang dirasakan Real Madrid sepanjang musim ini.

"Kemarin saya mengalami insiden dengan seorang rekan setim akibat sebuah situasi dalam latihan, ketika kelelahan karena kompetisi dan frustrasi membuat semuanya terasa lebih besar dari yang sebenarnya," tulis Valverde.

"Dalam ruang ganti yang normal, hal-hal seperti ini bisa terjadi dan biasanya diselesaikan di antara kami sendiri tanpa harus keluar ke publik, tetapi jelas ada seseorang yang dengan cepat menyebarkan cerita tersebut, ditambah musim tanpa gelar membuat Madrid selalu menjadi sorotan sehingga semuanya dibesar-besarkan," lanjutnya.

"Hari ini kami kembali mengalami perselisihan dan dalam perdebatan itu saya secara tidak sengaja membentur meja hingga mengalami luka kecil di dahi yang membuat saya harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit," sambungnya.

"Tetapi dalam situasi apa pun rekan saya tidak memukul saya dan saya juga tidak memukul dia meski saya paham banyak orang lebih mudah percaya bahwa kami baku hantam," ucapnya.

"Saya menyesal karena kemarahan dan frustrasi melihat kami menjalani akhir musim dengan tenaga yang tersisa membuat saya sampai bertengkar dengan seorang rekan setim, dan saya meminta maaf dengan tulus karena situasi ini sangat menyakitkan bagi saya mengingat Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya," tegasnya.

"Saya sebenarnya tidak ingin berbicara sampai musim berakhir karena kami baru tersingkir dari Liga Champions dan saya memilih menyimpan rasa kecewa itu sendiri," bebernya.

"Tetapi sekarang saya sedih karena situasi ini membuat saya tidak bisa bermain pada pertandingan berikutnya akibat keputusan medis padahal saya selalu berusaha memberikan segalanya sampai batas terakhir dan saya tetap siap membantu klub maupun rekan-rekan setim dalam keputusan apa pun yang diperlukan," tandasnya. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic