trending

Banjir di Kabupaten Bandung Masih Menggenang, Lebih dari 19 Ribu Warga Terdampak

Penulis Nadira Sekar
Apr 13, 2026
Foto: Kondisi depan Kantor Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, saat banjir merendam hingga Senin (13/4/2026) (ANTARA/Ilham Nugraha)
Foto: Kondisi depan Kantor Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, saat banjir merendam hingga Senin (13/4/2026) (ANTARA/Ilham Nugraha)

ThePhrase.id - Banjir akibat luapan Sungai Citarum setelah hujan deras sejak Sabtu (11/4) malam masih merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hingga Senin (13/4). Meski ketinggian air dilaporkan mulai berangsur surut, genangan masih terlihat di beberapa titik permukiman warga yang berada di dataran rendah dan dekat aliran sungai.

Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi menyampaikan jumlah warga terdampak mencapai 6.877 kepala keluarga atau sekitar 19.408 jiwa yang tersebar di sejumlah wilayah. Ia menjelaskan bahwa beberapa area yang terdampak cukup parah meliputi Kelurahan Pasawahan, Desa Dayeuhkolot, serta Desa Citeureup yang hingga kini masih tergenang air. 

“Hingga kini masih merendam tetapi ketinggiannya berkurang. Total terdampak ada 6.877 KK atau 19.408 jiwa di beberapa wilayah,” ujar Asep dikutip dari Antara.

Sejumlah warga yang rumahnya terendam telah mengungsi ke empat titik pengungsian. Lokasi tersebut berada di belakang Kantor Desa Dayeuhkolot serta dua titik di Desa Citeureup, yakni di Masjid An-Nur dan Masjid Al Ikhlas. 

Pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, layanan kesehatan, serta perlengkapan darurat untuk menjaga kondisi pengungsi. Selain penanganan darurat, upaya jangka panjang turut dilakukan melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai untuk pengerukan sungai guna meningkatkan kapasitas aliran air dan mengurangi potensi banjir di masa mendatang. Selain itu, peninggian jembatan di sejumlah titik rawan banjir juga direncanakan sebagai bagian dari mitigasi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung mencatat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir berdampak pada sedikitnya sembilan kecamatan di wilayah tersebut. Selain banjir, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, terutama pada bagian atap rumah yang diterjang angin atau tertimpa pohon tumbang. Wilayah terdampak meliputi Dayeuhkolot, Bojongsoang, Baleendah, Rancaekek, Majalaya, Arjasari, Katapang, Cangkuang, serta Cimaung. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic