trending

Baru Dilantik Jadi Kapolri, Ini Deretan Kasus Besar yang Pernah Ditangani Suyudi

Penulis M. Hafid
Oct 02, 2026
Kapolri Komjen Pol Suyudi Ario Seto. Foto: istimewa
Kapolri Komjen Pol Suyudi Ario Seto. Foto: istimewa

ThePhrase.id - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Kamis (1/10).

Suyudi menggantikan Listyo Sigit Prabowo usai Komisi III DPR RI menyetujui sebagai calon tunggal Kapolri melalui uji kelayakan dan kepatutan secara kilat.

Selama berkiprah di kepolisian maupun di Badan Narkotika Nasional (BNN), Suyudi tercatat menangani sejumlah kasus besar, mulai dari kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan hingga penangkapan buronan internasional Dewi Astutik.

Berikut deretan kasus yang ditangani Suyudi: 

1. Penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan

Kasus penyiraman terhadap Novel Baswedan, penyidik Komisis Pemberantasan Korupsi (KPK) kala itu, terjadi pada 11 April 2017.

Penyiraman air keras yang dilakukan saat waktu subuh itu membuat Novel mengalami kebutaan pada mata sebelah kiri.

Pada Juli 2019, Suyudi kemudian diangkat menjadi Dirreskrimum Polda Metro Jaya dan langsung menangani kasus tersebut. Hasilnya, dua orang anggota Polri ditangkap lantaran diduga terlibat dalam kasus tersebut, yakni Rahmat Kadir Mahulette dan Rony Bugis.

2. Pembunuhan Pupung Sadili oleh Aulia Kesuma

Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili bersama anak tirinya, M. Adi Pradana dibunuh oleh istrinya sendiri Aulia Kesuma di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada 2019 lalu.

Suyudi yang duduk sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya menyebut Aulia melakukan perbuatannya karena terlilit utang hingga miliaran.

Menurutnya, rencana awal Aulia adalah dengan santet dan pembakaran rumah namun gagal. Kemudian Aulia melancarkan rencana berikutnya berupa pemberian obat tidur dosis tinggi dalam jus tomat.

Setelah korbannya tertidur, lalu dibekap oleh dua eksekutor sewaan dari Lampung.

Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan tujuh tersangka dengan dijerat Pasal 340 KUHP atau pembunuhan berencana. Belakangan, Aulia dituntut dan divonis hukuman mati oleh pengadilan.

3. Kematian mahasiswa UI Akseyna Ahad Dori

Akseyna ditemukan meninggal dengan tubuh mengambang di Danau Kenanga UI, Depok, Jawa Barat, sekitar pukul 09.00 WIB pada Kamis (26/0/2015).

Saat ditemukan, Akseyna memakai tas ransel yang berisi batu.

Suyudi berjanji akan mendalami kasus kematian Akseyna. Namun, hingga kini kematian Akseyna belum diketahui apakah menjadi korban pembunuhan atau bunuh diri.

4. Praktik klinik Stem Cell ilegal di Kemang

Reskrimum Polda Metro Jaya di bawah asuhan Suyudi berhasil membongkar praktik klinik penyuntikan stem cell secara ilegal di kawasan Kemang pada tahun 2020.

5. Penembakan bos rental di Tangerang

Suyudi menangani kasus penembakan pemilik rental mobil Ilyas Abdurrahman di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak pada awal Januari 2025 lalu. Saat itu, Suyudi duduk sebagai Kapolda Banten.

Dalam keterangannya, kasus itu bermula saat Ilyas menyewakan mobil Honda Brio kepada seorang penyewa yang belakangan diketahui menggunakan KPT dan KK palsu.

Penyewa kemudian menjual mobil itu hingga sampai ke tangan anggota TNI AL.

Ilyas bersama timnya kemudian mengejar mobil itu dan terjadi aksi tarik menarik hingga berujung penembakan.

Dalam kasus ini, Polda Banten menetapkan dua tersangka penggelapan dan tiga anggota TNI AL ditangani Puspomal.

6. Penangkapan buronan Dewi Astutik

Seorang perempuan asal Ponorogo bernama Dewi Astuti alias Mami ditangkap pada 1 Desember 2025 di Sihanoukville, Kamboja.

Dewi merupakan buronan internasional yang menjadi aktor intelektual penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp5 triliun dari jaringan Golden Triangle yang digagalkan di Kepulauan Riau pada Mei 2025.

Di balik penangkapan itu, ada peran Suyudi yang duduk sebagai Kepala BNN dengan menginstruksikan pembentukan tim khusus, melakukan operasi senyap bersama BAIS TNI, Kepolisian Kamboja, serta KBRI Phnom Penh untuk menangkap Dewi.

Dewi disebut berperan sebagai perekrut kurir jaringan narkotika Asia-Afrika sejak awal 2024.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic