sportLiga 1 Indonesia

Baru juga Dikontrak Persija 3 Musim, Shin Tae-yong Terancam Dapat Hukuman Berat 10 Tahun dari Federasi Korea

Penulis Ahmad Haidir
Jul 26, 2026
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, terancam dapat hukuman berat dari KFA. Foto Instagram Persija Jakarta.
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, terancam dapat hukuman berat dari KFA. Foto Instagram Persija Jakarta.

Thephras.id - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memberikan tanggapan setelah muncul laporan dari sejumlah media Korea Selatan yang menyebut dirinya terancam menerima sanksi berat dari Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).

Laporan yang dimuat Channel A menyebut KFA telah menggelar sidang Komite Disiplin untuk menentukan hukuman terhadap Shin Tae-yong yang dikaitkan dengan dugaan pelanggaran saat menangani Ulsan HD dalam periode Agustus hingga Oktober 2026.

Sanksi yang disebut berpotensi dijatuhkan meliputi skorsing atau pencabutan status keanggotaan hingga 10 tahun, larangan terlibat atau mendampingi pertandingan, serta pemberhentian permanen dari keanggotaan asosiasi sepak bola Korea Selatan.

Channel A juga melaporkan bahwa kasus tersebut berkaitan dengan sejumlah dugaan kontroversi, mulai dari perselisihan dengan pemain, dugaan tindakan kekerasan terhadap pemain, hingga tuduhan bermain golf ketika menjalani laga tandang.

Media tersebut turut menyebut Shin Tae-yong sebelumnya telah menerima sanksi dari Pusat Etika Olahraga Korea di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan pada Mei 2026. Sementara pemberlakuan hukuman itu hanya berlaku di wilayah Korea Selatan sejak pemberitahuan resmi disampaikan.

KFA dikabarkan telah menyampaikan hasil sidang Komite Disiplin kepada Shin Tae-yong yang belum lama ini menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun untuk menangani Persija Jakarta.

Sedangkan Channel A menilai sanksi tersebut tidak akan memberikan dampak besar terhadap pekerjaannya di Indonesia karena kontraknya berlaku hingga 2029.

"Ada banyak hal yang saya rasa tidak adil dan saya ingin mengungkapkan kebenarannya," tegas Shin Tae-yong.

Meski mengaku mempertimbangkan langkah banding atas keputusan tersebut, Shin Tae-yong memilih menahan diri karena tidak ingin persoalan yang dihadapinya berdampak kepada para pemain yang pernah bekerja sama dengannya maupun terhadap situasi sepak bola Korea Selatan.

"Namun, jika saya angkat bicara, murid-murid saya bisa ikut terdampak dan situasi sepak bola di Korea Selatan juga sedang tidak baik. Saya memilih untuk menanggung semuanya," bebernya.

Shin Tae-yong menegaskan bahwa isu tersebut tidak memengaruhi komitmennya sebagai pelatih Persija, sembari memastikan dirinya tetap bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaannya di Indonesia.

"Tidak, tidak ada masalah. Selama 10 tahun, tidak ada masalah. Saya pelatih Persija Jakarta, saya sudah mengambil tanggung jawab dan tidak ada masalah," ucap Shin Tae-yong.

Pelatih asal Korea Selatan itu mengakui ada sejumlah hal yang membuatnya merasa sedih dan ingin disampaikan kepada pemerintah di negaranya. Tetapi ia memilih memusatkan perhatian pada tugasnya bersama Persija serta menegaskan tidak ada hambatan baginya untuk terus melatih Macan Kemayoran.

"Sejujurnya, ada beberapa hal yang membuat saya sedih, dan saya ingin berbicara dengan para pemerintah di sini (Korea Selatan), tetapi saya seorang pelatih, dan saya ingin mengambil tanggung jawab. Saya datang ke sini untuk Persija, dan saya akan terus berada di sini selama sepuluh tahun," katanya.

"Saya ingin mengambil tanggung jawab, tapi tidak ada masalah. Tidak ada masalah sama sekali untuk menjabat pelatih Persija. Dan, itu pun bukan 10 tahun," imbuhnya.

Shin Tae-yong kembali mengalihkan fokus kepada persiapan Persija untuk menghadapi Persebaya Surabaya pada Piala Presiden 2026 dengan mengakui timnya belum berada dalam kondisi ideal, tetapi tetap bertekad memberikan penampilan terbaik.

"Kami akan melakukan pertandingan dengan Surabaya. Memang kami tidak terlalu sempurna untuk proses persiapan untuk pertandingan besok, tetapi kami tetap akan bekerja keras untuk pertandingan melawan Persebaya," ujarnya.

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic