e-biz

Belajar Hemat ala Jepang Lewat Metode Kakeibo yang Sederhana Namun Efektif

Penulis Firda Ayu
Apr 01, 2026
Ilustrasi melakukan metode kakeibo (Foto: freepik.com/rawpixel.com)
Ilustrasi melakukan metode kakeibo (Foto: freepik.com/rawpixel.com)

ThePhrase.id – Menabung sering terasa sulit, apalagi di tengah gaya hidup yang serba konsumtif. Namun, ada cara unik nan jitu dari Jepang yang bisa dicoba, yaitu metode kakeibo. 

Melansir Pegadaian, metode ini pertama kali diperkenalkan oleh Hani Motoko, jurnalis perempuan pertama di Jepang, pada tahun 1904 untuk membantu masyarakat mengelola keuangan dengan lebih sadar.

Secara bahasa, kakeibo berasal dari kata kakei (rumah tangga) dan bo (buku catatan), yang berarti “buku keuangan rumah tangga”. Sesuai namanya, metode ini mengandalkan pencatatan sebagai kunci utama. Namun, bukan sekadar mencatat, kakeibo juga mengajak seseorang untuk berpikir sebelum mengeluarkan uang.

Dalam praktiknya, ada empat pertanyaan sederhana yang perlu dijawab: berapa uang yang dimiliki, berapa yang ingin ditabung, berapa yang akan dibelanjakan, serta bagaimana cara memperbaiki kebiasaan finansial. Pertanyaan ini membantu membangun kesadaran sekaligus mendorong kebiasaan berpikir lebih bijak sebelum bertransaksi.

Berbagai pertanyaan ini diharapkan dapat membantu untuk membangun kesadaran finansial dan mendorong kebiasaan berpikir kritis sebelum mengeluarkan uang. Dengan metode ini, kesadaran finansial dapat meningkat dan pengguna juga didorong untuk mengendalikan diri dalam membuat keputusan finansial.

Kakeibo menekankan bahwa mengelola uang bukan hanya soal angka, tetapi juga soal refleksi. Dengan mencatat dan mengevaluasi pengeluaran secara rutin, seseorang bisa lebih memahami pola keuangan, mengurangi pengeluaran tidak penting, dan menabung dengan lebih terarah.

Cara Pengelolaan Keuangan ala Kakeibo

1. Catat Seluruh Pendapatan dan Pengeluaran: Langkah pertama adalah mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran, sekecil apa pun. Dari sini, kondisi keuangan akan terlihat lebih jelas sehingga lebih mudah untuk dievaluasi.

2. Tetapkan Tujuan Menabung: Tentukan jumlah yang ingin ditabung setiap bulan dengan mempertimbangkan pengeluaran rutin. Dengan target yang jelas, motivasi untuk konsisten menabung juga akan meningkat.

3. Susun Anggaran Berdasarkan Kategori Pengeluaran: Metode ini membagi pengeluaran ke dalam beberapa kategori, seperti kebutuhan pokok, kebutuhan tambahan, dan pengeluaran tak terduga. Pembagian ini membantu menentukan prioritas serta menekan kebiasaan belanja impulsif.

4. Menabung di Awal: Kakeibo juga menekankan pentingnya menyisihkan dana tabungan sebelum mengatur pos pengeluaran lainnya. Dengan cara ini, kebiasaan menabung menjadi prioritas dan bukan hanya sisa dari pengeluaran bulanan. 

5. Gunakan Uang Tunai untuk Bertransaksi: Metode ini juga menyarankan penggunaan uang tunai dalam bertransaksi. Dengan membayar secara langsung, pengeluaran terasa lebih nyata sehingga seseorang cenderung lebih berhati-hati.

6. Buatlah Pengingat di Dompet: Untuk membantu pengendalian diri, kamu bisa menambahkan pengingat sederhana di dompet, contohnya adalah pertanyaan “Apakah ini benar-benar perlu?” untuk menahan diri saat ingin membeli sesuatu.

7. Terapkan Aturan 24 Jam: Salah satu prinsip reflektif dalam metode ini adalah menunggu selama 24 jam sebelum membeli barang yang diinginkan agar pembelian bukan didorong oleh emosi sesaat.

Dengan langkah-langkah tersebut, kamu bisa mengatur keuangan dengan lebih sadar dan terarah. Tak sekadar metode mengelola uang, kakeibo juga menjadi cara reflektif untuk membangun hubungan yang lebih sehat dengan keuangan. [fa]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic