sportTimnas Indonesia

Benarkah PSSI Akan Naturalisasi 4-6 Pemain untuk Timnas Indonesia? Begini Penjelasan Erick Thohir

Penulis Ahmad Haidir
Jun 07, 2026
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan proses naturalisasi sejumlah pemain keturunan yang dikaitkan dengan Timnas Indonesia masih berjalan. Foto PSSI.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan proses naturalisasi sejumlah pemain keturunan yang dikaitkan dengan Timnas Indonesia masih berjalan. Foto PSSI.

Thephrase.id - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan proses naturalisasi sejumlah pemain keturunan yang dikaitkan dengan Timnas Indonesia masih berjalan meski belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai perkembangan terbaru dari proses tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Erick setelah Timnas Indonesia meraih kemenangan 3-0 atas Oman dalam FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.

Saat ditanya mengenai perkembangan naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Erick Thohir menegaskan bahwa seluruh proses masih berlangsung dan belum memasuki tahap akhir.

"Belum, nanti masih proses. Masih proses, masih proses," tegasnya.

Erick Thohir juga mendapat pertanyaan terkait empat nama lain yang disebut-sebut masuk dalam radar naturalisasi PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia pada masa mendatang.

"Ya proses, sabar, sabar," bebernya.

Menurut Erick Thohir, fokus PSSI saat ini tidak hanya tertuju pada Timnas Indonesia senior, melainkan juga mencakup berbagai kelompok usia dan tim putri yang sama-sama sedang menjalani agenda internasional.

"Yang penting kan di bulan ini U-19 kita juga bertanding. Putri kita kemarin bertanding kurang memuaskan, mudah-mudahan di pertandingan berikutnya bisa lebih maksimal. Senior ini juga bertanding," ucapnya.

Ia menilai kesempatan bertanding yang diperoleh Timnas Indonesia putra maupun putri dalam periode FIFA Matchday menjadi momentum penting untuk meningkatkan pengalaman dan kualitas.

"Artinya kan kami di PSSI serius membangun tim nasional. Ya dan jarang sekali ya di dalam FIFA MatchDay semua, baik putra maupun putri, punya kesempatan bermain seperti saat ini ya," imbuhnya.

"Jadi ini yang kita coba terus jaga konsistensinya supaya kembali pengalaman-pengalaman Timnas kita bisa terus meningkat ya, untuk persiapan-persiapan kejuaraan-kejuaraan yang akan datang gitu," sambungnya.

Terkait urgensi penambahan pemain naturalisasi baru, Erick Thohir menjelaskan bahwa kebutuhan membangun kedalaman skuad menjadi salah satu alasan utama karena Timnas Indonesia harus siap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi sepanjang musim.

"Ya kembali, pemain kan kadang-kadang dengan keterbatasan umur, bisa juga cedera yang tidak diinginkan. Ya kita harus antisipasi," kata Erick Thohir.

Erick Thohir kemudian mencontohkan sejumlah pemain yang sempat atau masih mengalami kendala kebugaran sehingga membuat PSSI harus memastikan ketersediaan pelapis dengan kualitas yang kompetitif di setiap posisi.

"Seperti Miliano Jonathans kan sampai sekarang belum bisa kembali merumput. Marselino Ferdinan yang kita harapkan bisa, usianya masih muda, belum bisa kembali. Terus juga kemarin Jay Cedera cedera, Mees Hilgers juga belum kembali," ucap Erick Thohir.

Menurut Erick Thohir, Timnas Indonesia membutuhkan kedalaman skuad yang jauh lebih besar agar mampu menjaga level permainan ketika menghadapi jadwal padat maupun situasi darurat akibat cedera pemain.

"Jadi ya memang kita memang perlu 2 kali 11, 3 kali 11 untuk sebagai pelapis. Yang selalu kita sampaikan kayak tim Jepang sendiri kan tebal sekali, 5 kali 11 kan mereka bisa main di tingkat-tingkat yang sangat tinggi saat ini," tandasnya.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic