
ThePhrase.id - Pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari pertama masuk sekolah.
Dalam kegiatan itu, BGN menemukan sejumlah persoalan yang masih terjadi dalam pendistribusian MBG, seperti soal kualitas makanan, ketepatan waktu distribusi, hingga koordinasi antar pihak.
Wakil Kepala BGN Arumsari mengatakan peninjauan langsung dilakukan untuk memantau pelaksaan program MBG di lapangan sudah sesuai dengan ketentuan atau tidak.
"Kami ingin memastikan bahwa distribusi MBG kembali berjalan dengan baik setelah masa penyesuaian. Berbagai pembenahan yang telah dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima," kata Arumsari dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/7).
Arumsari mengungkapkan sejumlah persoalan yang ditemukan akan menjadi bahan evaluasi guna memperbaiki pelaksanaan program MBG lebih efektif dan memberi pelayanan terbaik bagi penerima manfaat.
"Melalui kunjungan ini kami juga mencatat sejumlah hal yang perlu terus disempurnakan, baik dari sisi operasional, ketepatan waktu distribusi, koordinasi antarpihak, maupun kualitas layanan di lapangan," ujarnya.
"Seluruh masukan dan hasil pemantauan hari ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan agar pelaksanaan Program MBG semakin efektif, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik kepada para penerima manfaat," imbuhnya.
Peninjauan itu dilakukan di sejumlah sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah Jakarta, seperti di SDN Paseban 09, SMP Trisula Perwari, hingga SPPG Palmerah II.
Arumsari memastikan BGN telah melakukan berbagai langkah perbaikan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis selama masa penyesuaian.
Pembenahan tersebut mencakup penguatan tata kelola dan penyempurnaan berbagai aspek operasional agar pelaksanaan program semakin optimal. (M Hafid)