lifestyleRelationship

Biaya Kencan Bikin Dompet Menipis? Kenali Tren Affordating

Penulis Ashila Syifaa
Oct 03, 2026
Ilustrasi affordating. (Foto: Magnific)
Ilustrasi affordating. (Foto: Magnific)

ThePhrase.id - Kencan dengan makan malam di restoran mewah atau menghabiskan banyak uang untuk sebuah aktivitas bersama pasangan mungkin terdengar romantis. Namun, di tengah biaya hidup yang semakin tinggi, sebagian anak muda mulai mencari cara untuk tetap menikmati waktu bersama tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Fenomena ini kemudian dikenal dengan istilah “affordating”. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan affordating dan mengapa tren ini kembali ramai dibicarakan?

Affordating merupakan istilah yang berasal dari gabungan kata “affordable” dan “dating”. Istilah ini merujuk pada gaya berkencan dengan menyesuaikan aktivitas dan pengeluaran dengan kemampuan finansial masing-masing.

Alih-alih menjadikan mahalnya sebuah kencan sebagai ukuran romantis, affordating lebih menekankan kualitas waktu yang dihabiskan bersama. Bentuknya pun beragam, mulai dari membagi biaya kencan, memilih aktivitas gratis, memasak bersama di rumah, hingga sekadar berjalan-jalan dan menikmati waktu bersama.

Konsep ini sebenarnya bukan istilah baru. Affordating telah dibahas sejak beberapa tahun terakhir, termasuk setelah pandemi ketika semakin banyak anak muda mulai memperhatikan kondisi keuangan dan mencari alternatif kencan yang lebih terjangkau.

Namun, pembicaraan mengenai affordating kembali mendapat perhatian seiring meningkatnya biaya hidup. Pada September 2026, survei “The State of Sex Among Gen Z” yang melibatkan 2.373 responden berusia 18 hingga 29 tahun di Amerika Serikat menemukan bahwa 39 persen responden mengatakan biaya kencan membatasi kesempatan mereka untuk menjalin hubungan atau melakukan aktivitas romantis. Sekitar 43 persen juga mengatakan inflasi yang terus berlangsung membuat mereka semakin sulit untuk berkencan.

Kondisi tersebut turut mendorong munculnya kebiasaan berkencan yang lebih memperhatikan anggaran. Menurut Cosmopolitan yang mengulas survei tersebut, sebagian anak muda mulai memilih aktivitas gratis atau berbiaya rendah dan membagi tagihan sebagai cara untuk mengurangi tekanan finansial dalam dating.

Affordating bukan berarti seseorang harus selalu mencari kencan dengan biaya paling murah. Konsep ini lebih berkaitan dengan kemampuan untuk menyesuaikan pengeluaran dengan kondisi finansial tanpa merasa harus mengikuti standar kencan yang terlihat di media sosial.

Dalam laporan Red Lab Gen Z Slang Report, affordating digambarkan sebagai bentuk kencan yang menyesuaikan diri dengan kondisi keuangan dan mengurangi kebutuhan untuk menunjukkan gaya hidup tertentu dalam sebuah hubungan.

Keterbukaan mengenai kondisi keuangan juga menjadi salah satu bagian penting dari konsep ini. Pasangan dapat membicarakan anggaran, menentukan aktivitas yang sesuai kemampuan, serta menyepakati pembagian biaya sejak awal agar tidak muncul tekanan atau ekspektasi yang sulit dipenuhi.

Dengan begitu, kencan tidak harus selalu berupa makan malam mahal, mengunjungi tempat populer, atau memberikan hadiah dengan harga tinggi. Aktivitas sederhana seperti memasak bersama, piknik, berjalan-jalan di ruang publik, mengunjungi acara gratis, atau menikmati kopi bersama juga dapat menjadi pilihan.

Tren ini juga menunjukkan bagaimana sebagian anak muda mulai memandang hubungan secara lebih realistis. Ketika biaya hidup menjadi salah satu pertimbangan dalam kehidupan sehari-hari, aktivitas romantis pun ikut disesuaikan dengan kondisi finansial.

Pada akhirnya, affordating bukan tentang seberapa sedikit uang yang dikeluarkan dalam sebuah kencan, melainkan bagaimana pasangan dapat menikmati waktu bersama tanpa menciptakan tekanan finansial bagi salah satu pihak. [Syifaa]

 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic