regional

Bioskop Mini Hadir di Alfamart Gading Serpong, Tawarkan Hiburan Mulai Rp15 Ribu

Penulis Ashila Syifaa
Apr 03, 2026
CEO Layar Digi Victor Timothy (kiri) dan Corporate Affairs Director Alfamart Solihin (kanan) saat meresmikan bioskop mini pertama di Indonesia yang berada di gerai retail Alfamart Gading Serpong Tangerang, Rabu. (Foto: ANTARA/Irfan)
CEO Layar Digi Victor Timothy (kiri) dan Corporate Affairs Director Alfamart Solihin (kanan) saat meresmikan bioskop mini pertama di Indonesia yang berada di gerai retail Alfamart Gading Serpong Tangerang, Rabu. (Foto: ANTARA/Irfan)

ThePhrase.id - Layar Digi resmi menghadirkan bioskop mini pertama di Indonesia yang berlokasi di dalam gerai Alfamart kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten. Kehadiran mikro sinema ini menjadi alternatif hiburan baru bagi masyarakat dengan harga tiket yang terjangkau, mulai dari Rp15 ribu.

CEO Layar Digi, Victor Timothy, menyatakan bahwa inovasi ini menunjukkan perkembangan fungsi ruang ritel yang kini tidak hanya sebagai tempat bertransaksi, tetapi juga menjadi destinasi hiburan yang terintegrasi dengan kebutuhan sehari-hari. Peresmian bioskop mini ini dilakukan di Ruko Agricola, Gading Serpong, pada Rabu (4/1).

Pada tahap awal, harga tiket dibanderol Rp15 ribu untuk hari Senin hingga Jumat, dan Rp20 ribu saat akhir pekan. Film yang diputar merupakan film-film yang sebelumnya telah tayang di bioskop besar, sejalan dengan konsep mikro sinema yang diusung.

Victor mengungkapkan, tingginya minat masyarakat sudah terlihat sejak masa uji coba. Tingkat keterisian kursi bahkan mencapai lebih dari 90 persen, dengan antrean panjang di gerai karena pembelian tiket dilakukan secara langsung. Bioskop mini ini sendiri memiliki kapasitas terbatas, yakni 31 kursi.

Melihat respons positif tersebut, Layar Digi menargetkan ekspansi dengan membuka hingga 50 titik bioskop mini lainnya pada tahun 2026. Konsep yang sama akan diterapkan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa ide menghadirkan bioskop mini di dalam ritel bermula dari pengalamannya saat berkunjung ke Bogor. Saat itu, ia mendapati anak-anak yang menjadikan minimarket sebagai tempat hiburan karena kenyamanan fasilitas seperti pendingin ruangan dan layar yang tersedia. Sementara itu, akses ke pusat perbelanjaan dinilai jauh dan kurang praktis, serta biaya di bioskop konvensional dianggap cukup mahal.

Melalui konsep ini, Layar Digi ingin menghadirkan hiburan yang lebih inklusif dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, khususnya dengan harga yang lebih ramah di kantong.

Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin, menambahkan bahwa sejak masa pra-peluncuran, bioskop mini telah mendapatkan sambutan positif dari pengunjung. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai langkah pertama bagi sektor ritel dalam menghadirkan layanan bioskop.

Menurutnya, kerja sama ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga menciptakan pengalaman baru yang lebih dekat, praktis, dan mudah diakses. Dalam kolaborasi ini, Alfamart berperan sebagai penyedia ruang usaha, khususnya di area lantai dua yang memenuhi standar teknis bangunan. Sementara itu, Layar Digi bertanggung jawab atas operasional dan pengelolaan bioskop mini, termasuk pelayanan kepada konsumen.

Bioskop mini menyajikan pilihan film Indonesia yang relevan dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, sekaligus membuka peluang baru bagi industri hiburan di ruang ritel. [Syifaa]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic