
ThePhrase.id – BPJS Kesehatan meluncurkan 8 program andalan atau quick wins guna menjawab berbagai kebutuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mulai dari kendala administrasi hingga peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menyatakan bahwa program tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap agenda pembangunan sumber daya manusia yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Quick wins ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung salah satu poin Asta Cita Presiden Prabowo, yakni memperkuat pembangunan SDM, yang salah satunya melalui kesehatan,” ujar Prihati dalam peluncuran layanan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) 24 jam dan kick-off program tersebut di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (15/4) melansir Antara News.
Ia menjelaskan, 8 program tersebut terbagi dalam dua kategori utama, yakni empat Program Customer Centric dan empat Program Collaborative. Program Customer Centric dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan dasar peserta JKN dengan mengedepankan respons cepat dan solusi atas berbagai permasalahan layanan.
“Harapan masyarakat sama, yaitu bisa direspons dengan cepat dan solutif apabila mereka menemui masalah saat mengakses layanan administrasi atau layanan kesehatan,” katanya.
Empat Program Customer Centric meliputi Respons Cepat Solutif, Iuran Kuat, Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda, serta Eliminasi Inefisiensi. Salah satu implementasinya adalah layanan PANDAWA yang kini beroperasi 24 jam penuh, setelah sebelumnya hanya dapat diakses pada pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat.
Sementara itu, Program Collaborative dijalankan untuk memperluas jangkauan layanan terintegrasi melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Empat program dalam kategori ini mencakup P-Care MBG, yang memantau tumbuh kembang siswa penerima manfaat di sejumlah sekolah serta kondisi kesehatan petugas di lokasi tertentu.
Selain itu, terdapat program Siswa Sehat Sekolah Rakyat yang fokus pada pemeriksaan kesehatan berkala, Desa Sehat JKN melalui kolaborasi dengan koperasi desa dalam penyediaan fasilitas, serta JKN 3T yang menghadirkan layanan kesehatan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar melalui kerja sama dengan TNI AL dan pengiriman tenaga kesehatan.
Melalui peluncuran delapan program ini, BPJS Kesehatan berharap dapat meningkatkan akses serta kualitas layanan bagi seluruh peserta JKN di berbagai wilayah Indonesia. [Syifaa]