trending

BPOM Tarik Sementara Dua Bets Susu Formula Bayi Nestlé, Ini Penjelasannya

Penulis Nadira Sekar
Jan 16, 2026
Foto: Ilustrasi Susu Formula (freepik.com photo by rawpixel.com)
Foto: Ilustrasi Susu Formula (freepik.com photo by rawpixel.com)

ThePhrase.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengumumkan penarikan sementara dua bets produk susu formula bayi impor dari Nestlé setelah menerima notifikasi dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) serta The International Food Safety Authorities Network (INFOSAN).

Peringatan itu berkaitan dengan potensi cemaran toksin cereulide pada bahan baku arachidonic acid (ARA oil) tertentu yang digunakan dalam produk formula bayi produksi Nestlé Suisse SA di Pabrik Konolfingen, Swiss.

Produk yang terdampak adalah S-26 Promil Gold pHPro 1 untuk bayi usia 0–6 bulan dengan nomor izin edar ML 562209063696. Dua nomor bets yang ditarik sementara yakni 51530017C2 dan 51540017A1. 

Berdasarkan penelusuran data importasi, BPOM menemukan bahwa dua bets tersebut memang masuk ke Indonesia. Meski demikian, hasil pengujian laboratorium terhadap sampel produk menunjukkan bahwa toksin cereulide tidak terdeteksi, dengan nilai di bawah batas kuantifikasi atau limit of quantitation (LoQ <0,20 µg/kg).

Walau hasil uji laboratorium menunjukkan produk aman, BPOM tetap memerintahkan penghentian distribusi dan penghentian sementara importasi sebagai langkah preventif. BPOM menegaskan bahwa keputusan ini mengedepankan prinsip perlindungan kesehatan masyarakat, mengingat produk tersebut dikonsumsi oleh bayi.

BPOM juga menyatakan bahwa hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan kejadian sakit yang terkonfirmasi di Indonesia akibat konsumsi produk susu formula bayi tersebut.

Meski demikian, masyarakat yang memiliki produk dengan nomor bets terdampak diimbau untuk segera menghentikan penggunaannya. Konsumen dapat mengembalikan produk ke tempat pembelian atau menghubungi layanan konsumen PT Nestlé Indonesia untuk proses pengembalian maupun penukaran.

BPOM juga memastikan bahwa produk Nestlé lainnya tetap aman untuk dikonsumsi, termasuk S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor bets di luar yang disebutkan. Konsumen diingatkan untuk selalu memeriksa kemasan, label, nomor izin edar, serta masa kedaluwarsa sebelum membeli produk pangan.

Sebagai informasi, Nestlé sebelumnya melakukan penarikan susu formula bayi di 49 negara sejak Desember 2025 menyusul dugaan kontaminasi toksin cereulide, yang dapat menyebabkan mual dan muntah parah. [nadira]

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic