sportLiga 1 Indonesia

Buka-bukaan Shin Tae-yong Setelah Persija Pesta Gol 5-1 atas Arema FC, Singgung Nasib Shayne Pattynama dan Sanksi untuk The Jakmania

Penulis Ahmad Haidir
Oct 22, 2026
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, blak-blakan setelah kemenangan atas Arema FC. Foto Instagram Persija Jakarta.
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, blak-blakan setelah kemenangan atas Arema FC. Foto Instagram Persija Jakarta.

Thephrase.id - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengungkapkan bahwa evaluasi setelah menghadapi Persita Tangerang menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan telak 5-1 atas Arema FC dalam lanjutan Super League 2026-2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu, 21 Oktober 2026 malam WIB.

Macan Kemayoran mengamankan tiga poin melalui dua gol Alexander Jeremejeff pada menit ke-10 dan ke-45, disusul Stjepan Loncar pada menit ke-76, Victor Dethan pada menit ke-80, serta Ivan Mamut pada menit ke-90+2.

Shin Tae-yong menjelaskan bahwa para pemain Persija mampu memperbaiki penampilan setelah mengambil pelajaran dari pertandingan sebelumnya, terutama dengan meningkatkan intensitas tekanan terhadap lawan sejak lini depan.

"Pertama-tama, kemenangan hari ini berkat semua pemain yang tidak menyerah dan bekerja keras. Pertandingan melawan Persita Tangerang sebelumnya juga memberikan banyak pelajaran bagi kami. Para pemain telah mengevaluasi diri dan melakukan tekanan agresif sejak lini depan. Saya pikir itulah yang menjadi kunci kemenangan kami hari ini," ujar Shin Tae-yong.

Pelatih asal Korea Selatan itu juga memberikan apresiasi kepada Jeremejeff yang mencetak dua gol ke gawang Arema FC sekaligus menambah koleksinya menjadi enam gol untuk memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara Super League 2026-2027.

"Pertama-tama, selamat kepada Alex karena menjadi pencetak gol terbanyak. Alex memang pemain yang sangat bagus. Saya pribadi yakin dia akan terus menunjukkan permainan yang baik dan penyelesaian akhir yang bagus dalam pertandingan-pertandingan berikutnya," katanya.

Selain membahas kemenangan dan ketajaman Jeremejeff, Shin Tae-yong menjelaskan bahwa keputusannya memainkan Victor Dethan pada babak kedua merupakan bagian dari strategi, sementara kesempatan yang diberikan kepada para pemain muda didasari kemampuan individu serta potensi kerja sama mereka di lapangan.

"Alasan Victor masuk pada babak kedua murni karena pertimbangan taktik tim kami. Selain itu, para pemain muda banyak bergerak di lini depan dan memiliki kemampuan individu yang baik. Jika kami bisa memadukan mereka dengan baik, Persija akan menjadi tim yang lebih kuat. Karena itulah saya banyak memanfaatkan para pemain muda," jelasnya.

Mengenai absennya Rizky Ridho dan Ryuji Yoshino, Shin Tae-yong memastikan bahwa kondisi keduanya tidak mengalami masalah serius dan berpeluang kembali bermain pada pertandingan berikutnya, sedangkan keputusan mengenai Shayne Pattynama berkaitan dengan kebutuhan taktik serta persaingan di dalam tim.

"Ridho dan Yoshino kemungkinan akan kembali pada pertandingan berikutnya. Cedera mereka tidak parah, tetapi kami mengambil keputusan ini untuk melindungi kondisi para pemain," ungkapnya.

"Untuk Shayne, semuanya disesuaikan dengan taktik pelatih. Saat ini juga ada pemain-pemain lain yang sedang tampil sangat baik di posisinya, sehingga keputusan tersebut merupakan bagian dari pertimbangan taktik," lanjut Shin Tae-yong.

Di luar hasil pertandingan, Shin Tae-yong turut menanggapi sanksi yang dijatuhkan kepada Persija, termasuk larangan bagi The Jakmania menghadiri pertandingan tandang selama setengah musim, dengan meminta seluruh pendukung menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi agar tidak kembali merugikan klub.

"Saya baru menerima laporan mengenai sanksi tersebut setelah tiba di stadion. Namun, daripada mencari alasan mengenai sanksi itu, saya berharap para suporter tidak lagi melakukan tindakan seperti itu ke depannya. Sebab, akibat tindakan tersebut, kerugian harus ditanggung bersama oleh klub, pemain, dan para suporter sendiri. Saya berharap kejadian buruk seperti ini tidak terulang lagi. Hal seperti ini jelas harus menjadi bahan evaluasi bagi para suporter dan kita semua," tegasnya. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic