
ThePhrase.id - Energi menjadi penggerak berbagai aktivitas masyarakat setiap hari. Dari rumah hingga tempat kerja, dari ruang kelas hingga pusat industri, pasokan energi yang andal memungkinkan roda ekonomi terus berputar dan kehidupan terus berjalan. Selama ini, Pertamina dikenal sebagai perusahaan yang memastikan kebutuhan energi tersebut tetap terpenuhi.
Namun, perannya tidak berhenti pada penyediaan energi. Di balik tugas tersebut, Pertamina juga berupaya menghadirkan manfaat yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat melalui berbagai Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJLS).
Program TJSL hadir dalam beragam inisiatif di bidang pendidikan, pemenuhan kebutuhan pokok, hingga pemberdayaan ekonomi. Harapannya, setiap bantuan yang diberikan tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui tiga program yang dijalankan secara bersamaan, yakni Seragam Sekolah untuk Semua (Sesama), Pasar Murah Sembako (Pusako), dan Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). Ketiganya menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak sekolah hingga pelaku usaha ultramikro.
Melalui program Sesama, Pertamina membagikan 1.000 paket seragam beserta perlengkapan sekolah kepada anak-anak yang membutuhkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Secara keseluruhan, Pertamina menyalurkan 20.028 paket perlengkapan sekolah yang diberikan kepada masyarakat umum prasejahtera desil 1-4 di seluruh lokasi operasi Pertamina Group.
Sementara itu, melalui program Pusako, Pertamina menyediakan 1.000 paket sembako murah untuk masyarakat kurang mampu di Jakarta. Jumlah ini merupakan bagian dari 125.990 paket sembako yang diberikan kepada masyarakat pra sejahtera desil 1-4 di seluruh lokasi operasi Pertamina Group.
Setiap paket sembako berisi beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter, biskuit 400 gram dan kopi bubuk 165 gr. Masyarakat cukup menebus paket sembako murah sebesar 15 persen dari total harga. Seluruh hasil penjualannya pun kembali disalurkan kepada panti asuhan dan tempat ibadah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Di sisi lain, melalui UMiMAX, Pertamina memberikan bantuan berupa sarana usaha produktif, pelatihan, serta pendampingan bagi masyarakat prasejahtera yang ingin mengembangkan usaha sehingga semakin mandiri secara ekonomi. Tahun 2026, Pertamina mempeluas bantuan Program UMiMAX kepada 1.000 pelaku usaha mikro.

Berbagai bantuan tersebut menyasar beragam penerima manfaat, mulai dari pengemudi ojek online dan ojek pangkalan, pengemudi bajaj berbahan bakar gas (BBG), guru honorer, penyandang disabilitas, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), personel pemadam kebakaran, hingga masyarakat prasejahtera di sekitar wilayah operasi Pertamina.
Manfaatnya pun dirasakan langsung oleh para penerima. Suwandi, salah satu penerima bantuan UMiMAX, mengaku gerobak usaha yang diterimanya menjadi penyemangat untuk mengembangkan usahanya sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi dirinya dan sang anak.
"Bantuan ini sangat berarti buat saya. Terima kasih Pertamina, semoga semakin maju dan terus bisa membantu masyarakat," kata Suwandi.
Hal serupa dirasakan Uke bersama putranya, Lionel, yang menerima bantuan melalui program Sesama. Menjelang tahun ajaran baru, bantuan seragam dan perlengkapan sekolah tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memberikan semangat baru bagi Lionel untuk kembali belajar.
Sementara itu, Adenia, seorang pengemudi ojek online yang memanfaatkan program Pusako, mengaku kehadiran pasar murah sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
"Senang sekali karena ada pasar murah dan sembako murah. Dengan Rp30.000 saya sudah dapat beras, minyak, gula, biskuit, kopi, dan lainnya," ujar Adenia.
Di balik setiap liter energi yang disalurkan, Pertamina juga berupaya menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui dukungan di bidang pendidikan, pemenuhan kebutuhan pokok, hingga pemberdayaan ekonomi, perusahaan berharap setiap bantuan yang diberikan dapat menjadi awal dari kesempatan baru. Sebab, bukan hanya energi yang terus mengalir, tetapi juga harapan agar semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan untuk belajar, bekerja, dan membangun masa depan yang lebih sejahtera. [nadira]