trending

Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Ditangkap KPK, Mahfud MD Apresiasi Gerindra dan Pemerintah Tak Intervensi

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jan 21, 2026
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. (Foto: Instagram/mohmahfudmd)
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. (Foto: Instagram/mohmahfudmd)

ThePhrase.id - Mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengapresiasi sikap Partai Gerindra dan pemerintahan, termasuk Presiden RI, Prabowo Subianto usai Bupati Pati, Sudewo dan Wali Kota Madiun, Maidi ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Hal tersebut karena baik Gerindra maupun pemerintah, tidak mengintervensi penangkapan Sudewo dan Maidi, yang merupakan anggota dari partai politik yang dipimpin oleh Prabowo itu.

“Saya hormat kepada pemerintah, karena tidak mengintervensi. Iya kan, tidak diintervensi, enggak ada peringatan apa-apa, enggak ada teguran (ke KPK). Saya kira, pemerintahan Pak Prabowo, dalam hal ini bagus, dibiarkan aja. Apalagi ditambah, dua orang ini, Madiun dan Pati kan orang Gerindra,” ujar Mahfud dalam siniar Terus Terang Mahfud MD di kanal YouTube Mahfud MD Official yang diunggah pada Selasa (20/1).

“Saya juga hormat lah kepada Gerindra tidak ikut campur, Presiden juga tidak marah-marah ada bupatinya ditangkap,” imbuhnya.

Mahfud menilai, seharusnya menjadi hal mudah apabila Prabowo, sebagai presiden mau melindungi kedua tersangka. Namun, pembiaran yang dilakukan menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi di Indonesia.

Ia juga menyebut bahwa momen ini dapat menjadi kesempatan bagi Gerindra untuk menghimpun dukungan dan simpati dari masyarakat, dengan mengganti kedua kepala daerah tersebut dengan kader Gerindra lainnya yang lebih baik. 

“Ganti orang Gerindra yang lain, meskipun mungkin jabatannya bukan bupati, tetapi misalnya ketua DPC-nya, ketua DPW-nya, ambil yang bagus-bagus,” tukasnya.

Selain itu, Mahfud menganggap kecil kemungkinan bahwa pihak KPK mempersiapkan langkah-langkah penangkapan secara diam-diam. Menurutnya, KPK telah memberikan semacam isyarat, namun Prabowo membiarkan agar proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Meskipun Wali Kota Madiun, Bupati Pati itu orang Gerindra, ambil aja kalau memang korupsi. Dalam hal ini, saya kira Gerindra ya patut diapresiasi lah, menurut saya,” pungkasnya.

Mantan Menko Polhukam itu menyampaikan harapannya terhadap Prabowo, agar konsisten dengan sikap tersebut demi penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic