trending

Bus Pengangkut Jamaah Umrah Indonesia Terbakar di Madinah, Jamaah Dipastikan Pulang 31 Maret

Penulis Ashila Syifaa
Mar 29, 2026
Kondisi bus yang hangus terbakar akibat insiden kecelakaan yang menewaskan 6 WNI jamaah umrah di jalan lintas Madinah-Makkah di daerah Wadi Qudaid, Arab Saudi, Kamis (20/3/2025). (Foto: ANTARA/HO-Kemlu RI/aa)
Kondisi bus yang hangus terbakar akibat insiden kecelakaan yang menewaskan 6 WNI jamaah umrah di jalan lintas Madinah-Makkah di daerah Wadi Qudaid, Arab Saudi, Kamis (20/3/2025). (Foto: ANTARA/HO-Kemlu RI/aa)

ThePhrase.id - Sebuah bus yang mengangkut jamaah umrah asal Indonesia dilaporkan terbakar di dekat Kota Madinah, Arab Saudi. Insiden tersebut terjadi pada Kamis (26/3) saat rombongan tengah dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah, sekitar 20 menit sebelum tiba.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah memastikan seluruh jamaah dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka fisik. Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron Ambary, menyatakan bahwa para jamaah tetap dijadwalkan pulang ke Indonesia pada 31 Maret 2026.

“Jamaah tetap dijadwalkan pulang pada 31 Maret 2026,” ujar Yusron dalam keterangannya, Sabtu (28/3) melansir Antara News.

Menurutnya, terdapat 24 orang di dalam bus nahas tersebut, sebagian besar berasal dari Sumatera Barat. Sopir bus diketahui merupakan warga negara Mesir. Seluruh paspor jamaah juga dipastikan aman dan tidak ikut terbakar dalam insiden tersebut.

Peristiwa bermula ketika para jamaah mencium bau kopling terbakar saat perjalanan. Bahkan, mereka sempat dua kali mengingatkan sopir terkait kondisi tersebut. Namun, sopir memastikan kendaraan masih dalam keadaan aman untuk melanjutkan perjalanan.

Tak lama kemudian, terdengar suara letusan dari ban. Sopir segera menepikan kendaraan dan meminta seluruh penumpang turun. Setelah itu, api dengan cepat membesar dan melahap bagian bus. Upaya pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan di dalam kendaraan tidak berhasil mengendalikan kobaran api.

Sekitar 30 menit setelah kejadian, bus pengganti tiba dan membawa para jamaah menuju Hotel Manazel Al Sadiq di Madinah untuk beristirahat.

Yusron menambahkan bahwa tidak ada indikasi sopir mengemudi secara ugal-ugalan. Dugaan awal mengarah pada masalah teknis pada kendaraan. Meski demikian, pihak KJRI akan terus mengawal kasus ini, termasuk kemungkinan adanya kompensasi dari perusahaan transportasi yang bersangkutan.

Meski tidak ada korban fisik, sejumlah anak dilaporkan mengalami trauma ringan dan untuk sementara enggan kembali menaiki bus. Pihak KJRI bersama pembimbing jamaah terus memberikan pendampingan guna memastikan kondisi psikologis mereka tetap terjaga. [Syifaa]

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic