
Thephrase.id - Ikon sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, baru saja mempertegas dominasinya di luar lapangan hijau dengan resmi mengakuisisi 25 persen saham klub kasta kedua Spanyol, UD Almeria.
Pemain legendaris berusia 41 tahun tersebut bergabung dalam grup kepemilikan yang dipimpin oleh Saudi Media Company, operator stadion Al Nassr, melalui anak perusahaan dari jenama investasi miliknya, CR7 SA.
Saat ini UD Almeria tengah menunjukkan performa impresif dengan menduduki peringkat ketiga di divisi dua Spanyol, hanya terpaut dua poin dari posisi puncak klasemen sementara.
Langkah Ronaldo masuk ke jajaran pemilik klub ini menyusul berakhirnya perselisihan internal terkait manajemen di Al Nassr yang sempat membuatnya menepi dalam tiga pertandingan penting.
Sekembalinya ke lapangan, kapten Timnas Portugal tersebut menyatakan rasa bahagianya dan menegaskan komitmennya dengan menyebut bahwa dirinya kini telah menjadi bagian dari Arab Saudi.
Keputusan berinvestasi di Spanyol seolah membawa Ronaldo kembali ke rumah lamanya, mengingat ia pernah menghabiskan sembilan tahun penuh kesuksesan bersama Real Madrid sejak 2009 hingga 2018.
Selama berseragam Los Blancos, Ronaldo tidak hanya mencetak ratusan gol tetapi juga berhasil merengkuh empat trofi Liga Champions serta dua gelar bergengsi La Liga.
"Sudah lama ambisi saya adalah memberikan kontribusi bagi sepak bola di luar lapangan. UD Almeria adalah klub dengan fondasi yang kokoh dan potensi pertumbuhan yang jelas. Saya menantikan kerja sama dengan tim manajemen untuk mendukung fase pertumbuhan klub selanjutnya," ujarnya.
Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, Ronaldo telah mengukuhkan statusnya sebagai miliarder pertama di dunia sepak bola dengan pendapatan tahunan dari Al Nassr mencapai lebih dari Rp3,77 triliun.
Selain gaji fantastis, kekayaan Ronaldo ditopang oleh gurita bisnis di sektor air minum, pakaian dalam, alas kaki, hingga parfum, serta dukungan kemitraan dengan 18 merek global ternama.
Penyerang kawakan ini baru saja memperpanjang masa baktinya di Al Nassr dengan kontrak baru berdurasi dua tahun yang mencakup klausul pelepasan senilai Rp832 miliar.
Klub barunya, UD Almeria, yang bermarkas di Power Horse Stadium dengan kapasitas 17.400 penonton, memiliki ambisi besar untuk segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Meski tergolong klub moderat, Almeria memiliki sejarah yang cukup kompetitif dengan total tujuh musim di La Liga sejak pertama kali berhasil menembus divisi utama pada tahun 2007.
Hubungan antara Almeria dan investor Timur Tengah semakin erat sejak beralih kepemilikan ke konsorsium Arab Saudi yang dipimpin oleh Mohamed Al-Khereiji pada akhir musim 2024-2025.
Klub asal selatan Spanyol ini juga dikenal cukup cerdik dalam bisnis transfer pemain, termasuk saat melepas Luis Suarez ke Sporting CP seharga Rp366 miliar dan Marc Pubill ke Atletico Madrid senilai Rp266 miliar.