sport

Cerita di Balik Kekalahan Brasil dan Argentina di Laga Pembuka Piala Dunia U-17 2023

Penulis Rangga Bijak Aditya
Nov 12, 2023
Pemain Brasil harus merasakan kekalahan nan tragis pada pembuka Piala Dunia U-17 2023. (Foto: CBF)
Pemain Brasil harus merasakan kekalahan nan tragis pada pembuka Piala Dunia U-17 2023. (Foto: CBF)

ThePhrase.id - Dua tim sarat tradisi di persepakbolaan global harus tersungkur pada matchday pertama Piala Dunia U-17 2023. Mereka adalah Brasil dan Argentina, dua tim nan ikonis dari Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol).

Ini menjadi cerita yang menyakitkan, tetapi faktanya mereka harus menelan kekalahan dalam laga pembuka. Sehebat apapun, ternyata masih ada langit di atas langit.

Brasil yang menghadapi Iran dalam penyisihan Grup C di JIS, Jakarta, Sabtu (11/11/2023), kalah dengan skor 2-3. Sudah unggul 2-0 pada babak pertama, tetapi kisahnya berubah tragis di akhir laga.

Iran dengan semangat tinggi terus berupaya mengejar ketertinggalan. Hasilnya di babak kedua satu per satu gol mulai tercipta. Satu, dua, hingga lahirlah gol ketiga yang membalikkan keadaan sekaligus menutup skor pertandingan.

“Di babak pertama terlihat pemain saya berpikir: mereka adalah Brasil, kami bukan,” kata Hossein Abdi, pelatih Iran U-17.

“Saat jeda di ruang ganti saya terus memompa motivai pemain," imbuhnya.

Brasil unggul lebih dahulu dengan dua gol lewat Rayan pada menit ke-28 dan bunuh diri Abolfazl Zamani menit ke-45+1. Di paruh kedua pertandingan Iran menjaringkan bola lewat Yaghoob Barajeh menit 54, Kasra Taheri menit 69, dan Esmaeil Gholizadeh menit 73.

“Saat babak kedua kami tidak mampu melakukan seperti babak pertama,” kata Rayan, si pencetak gol pembuka buat Brasil. “Namun kami tetap tegak menatap dua laga berikutnya melawan Kaledonia Baru dan Inggris. Kami mengincar dua kemenangan.”

Phelipe Leal, pelatih Brasil U-17, mengungkapkan faktor kekalahan timnya karena tidak mampu mengelola tekanan yang datang dari Iran. Terutama pada babak kedua.

“Akibatnya secara mental kami kehilangan keseimbangan. Kami perlu gelisah dan sadar kalau sedang berada di Piala Dunia,” kata Phelipe Leal.

Argentina pun Terjungkal

Cerita di Balik Kekalahan Brasil dan Argentina di Laga Pembuka Piala Dunia U 17 2023
Pemain Argentina harus merasakan kekalahan nan tragis pada pembuka Piala Dunia U-17 2023. (Foto: AFA)

Hasil butut juga didapat Argentina. Datang dengan nama besar karena tim senior mereka adalah juara Piala Dunia, ternyata tidak berbanding lurus dengan hasil pertandingan pembuka U-17.

Argentina dijungkalkan Senegal dalam penyisihan Grup D, di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung, Sabtu malam kemarin. Pertandingan kelar dengan hasil 2-1 buat kebahagiaan Senegal.

“Kebobolan pada menit kelima membuat kami memiliki situasi yang sulit,” kata Diego Placente, pelatih Argentina U-17. “Kami punya beberapa peluang, tetapi tidak bisa menghasilkan gol.”

Namun Argentina tidak perlu berkecil hati. Masih ada dua laga berikutnya yang bisa diusahakan untuk menuai 6 poin, sekaligus mengejar tiket ke babak 16 besar.

Argentina dalam laga selanjutnya akan menghadapi Jepang dan Polandia. Tentu saja bukan pertandingan yang mudah, tetapi kemenangan menjadi harga mutlak yang harus diraih.

Sementara pelatih Senegal U-17, Serigne Dia, mengatakan kemenangan atas Argentina pantas disyukuri. Sebab, kemenangan tidak datang begitu saja.

“Alhamdulillah pertandingan yang tidak mudah ini berhasil kami menangkan. Bahkan kami sempat unggul 2-0 dan terus berusaha menguasai bola demi mempertahankan keunggulan,” ujar Serigne. (Rangga)

 
Related News
Popular News
 

News Topic