Thephrase.id - Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Adhitia Putra Hermawan, menanggapi kabar mengenai gaji tinggi yang diterima rekrutan anyar Persib Bandung, Thom Haye.
Beredar kabar bahwa Haye menerima bayaran Rp9 miliar per tahun atau setara Rp750 juta per bulan di Persib. Nilai tersebut disebut lebih tinggi dibandingkan gajinya di Almere City musim lalu yang ditaksir mencapai 400 ribu euro atau Rp7,6 miliar per musim.
Adhitia tidak memberikan kepastian mengenai angka yang beredar. Ia menyebut manajemen tidak ingin masuk pada pembahasan nominal gaji pemain. Menurutnya, fokus Persib adalah kontribusi Haye bagi skuat Maung Bandung.
"Kami bersyukur bisa bawa Thom Haye karena kami yakin dengan adanya Thom Haye bisa meningkatkan kualitas kami, dan juga memberikan dampak positif serta aspek fleksibilitas kemudian dinamis terhadap skuat," tegas Adhitia.
Adhitia menambahkan bahwa keputusan Haye bergabung tidak semata karena nilai kontrak. Gelandang berusia 30 tahun itu disebut juga mempertimbangkan reputasi Persib sebagai salah satu klub besar di Asia Tenggara.
"Persib adalah tim besar. Kami punya value, punya magnet yang cukup besar. Fanatismenya, bobotoh kita, jumlah fans kami lah yang yang terbesar nomor dua di Asia dan di Asia Tenggara nomor satu. Itu jadi magnet tersendiri," lanjutnya.
Selain itu, partisipasi Persib di AFC Champions League Two musim ini turut menjadi daya tarik bagi Haye. Adhitia menyebut pembicaraan tentang proyeksi Maung Bandung di kancah Asia juga menjadi bagian penting dalam negosiasi.
"Kami juga punya keseriusan untuk fokus di Asia, membentuk tim dalam jangka pendek dan panjang. Jadi sebenarnya banyak hal menempel pada Persib yang menarik bagi Thom Haye. Jadi kami tidak menawarkan yang bagaimana-bagaimana," jelasnya.
Adhitia mengakui negosiasi dengan Haye tidak berjalan mudah. Menurutnya, ada tarik ulur yang cukup alot sebelum akhirnya kesepakatan tercapai.
"Ya, alot lah. Lumayan alot. Kalau intensitas sebenarnya tidak lama. Cuma memang di beberapa hari yang intens itu sangat alot. Ini sampai hitam lah kantung mata saya," ungkapnya.
Meski demikian, Adhitia menegaskan perekrutan Haye bukanlah bentuk kepanikan. Persib disebut ingin serius mengejar target di Super League Indonesia serta berkompetisi sejauh mungkin di Asia.
"Kalau dibilang panik, enggak. Tapi kita merasa ini adalah keseriusan kita untuk mengincar target musim ini," katanya.
Sementara itu, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkap bahwa pihaknya juga pernah melakukan komunikasi dengan Thom Haye. Akan tetapi, negosiasi tersebut tidak berujung pada kesepakatan.
"Jadi sebelumnya Persija ada komunikasi dengan Thom Haye, tapi saya tidak tahu kenapa kami tidak bisa sepakat dengan Thom Haye waktu itu," ujar Souza.
"Tetapi itu pilihan Thom Haye untuk bergabung dengan tim lain. Harapan saya dia bisa bahagia di sana," tambah Souza.