
Thephrase.id - Dua legenda sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, menjalani malam yang sangat berbeda ketika perjalanan mereka bersama tim nasional masing-masing memasuki periode penting.
Dengan Messi mendapatkan penghormatan emosional di Buenos Aires sementara Ronaldo justru mengeluarkan pernyataan panjang mengenai persoalannya dengan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus.
Melansir BBC, Messi mendapatkan perpisahan penuh penghormatan ketika Timnas Argentina menghadapi Timnas Benin di Buenos Aires, dengan pemain berusia 39 tahun itu mencetak gol dalam penampilan terakhirnya bersama La Albiceleste di hadapan sekitar 85 ribu penonton yang memenuhi Stadion Monumental.
Pada waktu yang hampir bersamaan, sekitar 6.000 mil dari Buenos Aires, Ronaldo mengungkapkan kekecewaannya terhadap Jorge Jesus melalui pernyataan di media sosial setelah perselisihan yang terjadi di pemusatan latihan Timnas Portugal, bahkan menyebut tindakan sang pelatih sebagai sebuah "pelanggaran kepercayaan mutlak".
Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal setelah hanya menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan ketika menghadapi Timnas Norwegia, sebelum mengetahui bahwa dirinya juga tidak akan bermain sejak menit awal ketika Timnas Portugal dijadwalkan menghadapi Timnas Denmark pada November 2026.
Dalam pernyataannya yang mencapai hampir 2.000 kata, Ronaldo mengatakan Jorge Jesus telah "mengingkari janjinya" sebanyak dua kali, pertama karena tidak memainkannya melawan Timnas Norwegia setelah sebelumnya menyatakan akan menurunkannya, karena membatalkan kesepakatan mengenai versi kejadian yang akan disampaikan kepada media.
Ronaldo juga mengakui bahwa keputusannya meninggalkan pemusatan latihan merupakan tindakan yang harus dipertanggungjawabkan, sekaligus meminta maaf kepada para suporter dan rekan-rekannya di Timnas Portugal, namun ia membantah anggapan bahwa pertandingan terakhirnya bersama negaranya telah terlewati.
"Kami akan memiliki satu atau lebih pertandingan perpisahan, dan akan ada waktunya untuk itu," kata Ronaldo.
Jorge Jesus sebelumnya menyatakan pintu Timnas Portugal tetap terbuka bagi Ronaldo apabila sang pemain ingin kembali, tetapi situasi tersebut kini menimbulkan pertanyaan mengenai kelanjutan hubungan keduanya setelah Ronaldo secara terbuka menyampaikan keberatannya terhadap keputusan dan sikap Jorge Jesus.
Ronaldo sejauh ini telah mencatat 234 penampilan dan 146 gol untuk Timnas Portugal, yang menjadikannya pemegang rekor dunia dalam dua kategori tersebut, sekaligus membantu negaranya meraih gelar Euro 2016 dan dua trofi UEFA Nations League.
Sementara itu, Messi memilih mengakhiri perjalanan internasionalnya dengan cara yang jauh berbeda setelah sebelumnya mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional pada Agustus 2026. Keputusan tersebut datang setelah Timnas Argentina menjadi runner-up Piala Dunia dan setelah kepergian ayahnya, Jorge Messi.
Messi menutup penampilan terakhirnya bersama Timnas Argentina dengan sebuah gol sebelum menyampaikan pidato selama hampir sepuluh menit di hadapan para pendukung, bahkan mengakui dirinya tidak ingin meninggalkan lapangan sementara sejumlah rekan setimnya terlihat menangis dalam suasana perpisahan tersebut.
"Ada begitu banyak emosi yang saya rasakan saat ini, saya mungkin melupakan banyak hal yang ingin saya sampaikan karena ini adalah momen yang sangat sulit bagi saya, dan orang pertama yang terlintas dalam pikiran saya adalah ayah saya, saya pergi dengan rasa syukur, bangga, dan damai, terima kasih untuk semuanya," ujar Messi.
Sehari setelah pertandingan terakhirnya, Messi kembali menyampaikan perasaannya melalui media sosial dengan mengatakan, "Kemarin adalah pertandingan terakhir saya dan saya sudah merindukan seragam biru muda dan putih, saya tahu bahwa saya mengambil keputusan yang tepat, ini adalah perjalanan luar biasa yang dipenuhi kegembiraan dan juga kesedihan, tetapi saya tahu pasti bahwa setiap langkah yang saya ambil sangat berharga."
Messi meninggalkan Timnas Argentina sebagai pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak, dengan koleksi 208 pertandingan, 126 gol, 67 assist, dua gelar Copa America, serta satu trofi Piala Dunia. Selanjutnya Messi akan meneruskan karier klubnya bersama Inter Miami di Major League Soccer sekaligus mulai bergerak menuju sejumlah investasi di luar lapangan, termasuk kepemilikan klub, bisnis restoran, kerja sama dengan Adidas dan Stanley, serta investasi di sektor properti dan perhotelan.