sportPiala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo di Ujung Perjalanan, Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir Sang Legenda

Penulis Ahmad Haidir
Jun 08, 2026
Cristiano Ronaldo akan pensiun dengan Timnas Portugal setelah Piala Dunia 2026. Foto Instagram Cristiano Ronaldo.
Cristiano Ronaldo akan pensiun dengan Timnas Portugal setelah Piala Dunia 2026. Foto Instagram Cristiano Ronaldo.

Thephrase.id - Bagi banyak orang, laga persahabatan Timnas Portugal melawan Timnas Kazakhstan pada 20 Agustus 2003 mungkin hanya menjadi pertandingan biasa yang mudah terlupakan.

Akan tetapi, dari lapangan sederhana di Chaves dengan kapasitas sekitar 8.000 penonton itulah perjalanan Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal resmi dimulai.

Saat itu tidak banyak yang membayangkan bahwa pemain muda asal Madeira tersebut akan berkembang menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola dunia, terlebih hingga akhirnya bersiap tampil pada Piala Dunia keenam dalam kariernya di edisi 2026.

Pencapaian itu menempatkan Ronaldo sejajar dengan sejumlah nama langka yang mampu tampil dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Catatan 143 gol internasional yang telah dikoleksinya juga menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional.

Selama lebih dari dua dekade membela Portugal, Ronaldo tidak hanya menghadirkan prestasi di atas lapangan, tetapi juga mengubah cara pandang sepak bola Portugal terhadap kemampuan mereka bersaing di level tertinggi dunia.

Menjelang Piala Dunia 2026, status Ronaldo sebagai ikon sepak bola Portugal tetap tidak tergantikan meskipun perdebatan mengenai perannya di dalam tim semakin sering muncul sejak berakhirnya Piala Dunia 2022 di Qatar.

Salah satu kritik datang dari Antonio Simoes, anggota Timnas Portugal yang finis di peringkat ketiga Piala Dunia 1966. Ia menilai keberadaan Ronaldo kini lebih banyak berkaitan dengan posisinya sebagai figur utama dibandingkan kontribusi untuk memenangkan pertandingan.

"Dia tidak bermain untuk menang, dia bermain untuk menjadi tokoh utama," tegasnya dilansir BBC.

"Apakah Anda mengerti bahwa itu kebalikan dari Eusebio? Mari kita sebut segala sesuatu dengan nama yang sebenarnya. Saya tidak memiliki masalah dengannya. Saya masih bisa melihat, saya masih bisa mendengar, dan saya masih bisa berpikir. Namun saya tidak bisa mengabaikan kenyataan yang ada," lanjutnya.

Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, menepis berbagai perdebatan tersebut dengan menegaskan bahwa Ronaldo masih layak menjadi bagian penting tim karena performanya yang tetap produktif bersama Selecao dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami sedang membicarakan pemain terbaik sepanjang masa. Dia berada di sini karena masih tampil pada level yang sangat tinggi, bukan karena apa yang telah dia capai pada masa lalu," bebernya.

Dengan torehan gol di lima edisi Piala Dunia sebelumnya, Ronaldo kini memiliki kesempatan terakhir untuk kembali menunjukkan kemampuannya di panggung terbesar sepak bola dunia sekaligus mengejar rekor sembilan gol milik Eusebio yang masih menjadi catatan terbaik pemain Portugal dalam sejarah turnamen tersebut.

Meskipun tidak lagi berada pada puncak performa fisik seperti satu dekade lalu, sejumlah mantan pemain Portugal menilai pengalaman, kemampuan teknis, dan pengaruh mental Ronaldo tetap menjadi aset yang sangat penting bagi skuad yang akan memulai perjalanan melawan Timnas Republik Demokratik Kongo pada 17 Juni 2026.

Di sisi lain, diskusi mengenai masa depan Timnas Portugal tanpa Ronaldo juga semakin menguat, terutama karena sang kapten telah memastikan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terakhirnya.

Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, Pedro Proenca, menegaskan bahwa federasi telah mempersiapkan masa transisi tersebut secara matang meskipun mengakui bahwa nama Cristiano Ronaldo dan sepak bola Portugal telah menjadi dua identitas yang selama bertahun-tahun berjalan berdampingan.

"Federasi telah mempersiapkan diri untuk masa kini dan masa depan," ucapnya.

"Tentu saja kami memahami betapa pentingnya Cristiano. Kedua merek itu saling berkaitan, Cristiano Ronaldo dan federasi sepak bola Portugal, dan saya harus jujur mengenai hal itu," lanjutnya.

"Yang bisa saya pastikan adalah bahwa pendapatan operasional federasi aman untuk menjaga keberlanjutan siklus yang akan berlangsung secara alami dan normal, yaitu ketika Cristiano meninggalkan tim nasional," sambungnya.

Lebih dari 20 tahun setelah menjalani debut internasionalnya di Chaves, Ronaldo masih menjadi pusat perhatian sepak bola Portugal, dan kini satu tantangan terakhir di Piala Dunia menantinya sebelum salah satu perjalanan paling bersejarah dalam dunia sepak bola mencapai garis akhir. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic